BERITA

Polda Sumsel Umumkan 165 Calon Bintara dan Tamtama Polri 2026 Tanpa Praktik Pungli

Oleh ARI ANSAYAH
šŸ‘ 1 Views
šŸ’¬ 0 Komentar
ā± 3 Menit Baca

Gesahannusantara – Hari besar bagi ratusan calon polisi Sumatera Selatan ketika Polda Sumsel menutup proses seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Pada Jumat, 3 Juli 2026, sidang penetapan akhir berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel. Sebanyak 165 peserta dinyatakan lulus dan akan melanjutkan pendidikan di Polri.

Polda Sumsel menegaskan bahwa proses seleksi kali ini sepenuhnya murni berdasarkan kemampuan dan prestasi. Sistem yang diterapkan bersifat BETAH—Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Sidang ini diawasi langsung oleh tim internal, termasuk Itwasda dan Bidpropam, serta pihak eksternal seperti akademisi dan tokoh masyarakat. Pengawasan ini bertujuan menutup celah bagi praktik curang sekecil apa pun.

Kombes Pol Sudrajat Hariwibowo, SIK, M.Si., yang memimpin sidang, menegaskan bahwa tidak ada biaya sepeser pun yang dibebankan kepada peserta. ā€œKami pastikan proses ini murni berdasarkan kemampuan dan prestasi. Tidak ada biaya sepeser pun,ā€ ujarnya. Ia menambahkan bahwa hanya mereka yang benar-benar kompeten yang akan menjadi Bhayangkara pelayan masyarakat.

Sementara itu, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, M.H., dari Kabid Humas Polda Sumsel, menekankan bahwa rekrutmen ini merupakan fondasi masa depan Polri. ā€œInvestasi kami adalah pada sumber daya manusia. Dengan proses yang bersih ini, kami melahirkan generasi Bhayangkara yang tidak hanya profesional, tapi juga punya integritas tinggi untuk mengabdi pada bangsa,ā€ ujar Kombes Nandang.

Para peserta yang lulus tahun ini berasal dari jalur Bintara PTU, Intel, Polair, dan Bakomsus. Jalur Bakomsus menekankan keahlian khusus di bidang strategis seperti pertanian, kesehatan, akuntansi, dan hukum. Dengan latar belakang tersebut, mereka akan menjadi ujung tombak Polri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan digital. Sementara itu, lulusan jalur Tamtama siap memperkuat barisan Brimob dan Polair untuk menjaga stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya.

Polda Sumsel mengingatkan bahwa proses seleksi ini tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan komitmen terhadap tugas. ā€œKami ingin memastikan hanya mereka yang benar-benar kompeten yang akan menjadi Bhayangkara pelayan masyarakat,ā€ tegas Kombes Pol Sudrajat. Ia menegaskan bahwa tidak ada praktik ā€œtitip-menitipā€ atau percaloan yang dapat memengaruhi hasil seleksi.

Sidang penetapan akhir juga menampilkan keanekaragaman peserta. Dari kalangan putra hingga putri, semua dinilai secara adil dan transparan. Polda Sumsel menegaskan bahwa setiap peserta berdiri di atas kakinya sendiri, tanpa adanya pengaruh eksternal atau biaya tambahan.

Setelah dinyatakan lulus, 165 peserta akan memulai pendidikan di Polri. Pendidikan ini bertujuan mempersiapkan mereka menjadi pelindung dan pengayom masyarakat yang baru, membawa semangat perubahan dan dedikasi penuh bagi Sumatera Selatan. Polda Sumsel menegaskan bahwa generasi Bhayangkara yang akan lahir dari proses ini akan memiliki integritas tinggi dan profesionalisme yang dapat diandalkan.

Polda Sumsel juga menegaskan bahwa proses seleksi kali ini adalah contoh bagi lembaga lain. ā€œKami berharap proses ini dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam menerapkan sistem seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,ā€ ujar Kombes Pol Nandang.

Dengan hasil seleksi yang membanggakan, Polda Sumsel menutup lembaran seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. 165 peserta yang lulus siap memulai pendidikan dan menorehkan prestasi di masa depan. Polda Sumsel menegaskan bahwa generasi Bhayangkara yang akan lahir dari proses ini akan menjadi ujung tombak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan. Penutupan sidang ini menandai langkah penting dalam upaya Polri memperkuat sumber daya manusia yang berkualitas, profesional, dan berintegritas tinggi.

Disclaimer

Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: 24detik.id, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

(aa/nva)

0 Komentar