BERITA

Cetak Siswa Berkarakter Sejak Hari Pertama, SMAN 13 Palembang Libatkan TNI AU, Polri dan Orang Tua dalam MPLS

Oleh Deva
👁 5 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

PALEMBANG, gesahannusantara.com – SMA Negeri 13 Palembang tidak hanya menjadikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai ajang memperkenalkan lingkungan belajar bagi peserta didik baru. Lebih dari itu, sekolah memanfaatkan momentum tersebut untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta membangun sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum.

Pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 diikuti 480 siswa baru. Jumlah tersebut merupakan peserta didik yang berhasil lolos dari total 1.158 pendaftar yang mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala SMAN 13 Palembang, H. Ridwan Nawawi, S.Ag., M.Si., mengatakan pembentukan karakter menjadi prioritas utama sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan sekolah. Karena itu, berbagai materi tidak hanya disampaikan oleh guru, tetapi juga melibatkan TNI Angkatan Udara (TNI AU), Polrestabes Palembang, hingga guru Bimbingan dan Konseling (BK).

“TNI AU kami hadirkan untuk memberikan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan kedisiplinan. Sementara Polrestabes Palembang memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, judi online, serta kenakalan remaja. Sedangkan guru BK menyampaikan materi mengenai pencegahan bullying dan etika pergaulan di sekolah,” ujarnya.

Menurut Ridwan, tantangan yang dihadapi pelajar saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Karena itu, sekolah merasa perlu membekali peserta didik dengan pemahaman yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga penguatan mental dan karakter.

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam konsep MPLS Ramah Anak, yang mengedepankan suasana belajar menyenangkan, edukatif, serta bebas dari praktik perpeloncoan maupun tindakan yang mengandung unsur kekerasan.

Tak hanya siswa, orang tua juga dilibatkan sejak hari pertama pelaksanaan MPLS. Sekolah memberikan penjelasan mengenai aturan, budaya sekolah, jadwal kegiatan, hingga pola pembinaan yang akan diterapkan selama anak menempuh pendidikan di SMAN 13 Palembang.

“Kami ingin ada kesamaan persepsi antara sekolah dan orang tua. Pendidikan karakter tidak akan berhasil jika hanya dilakukan di sekolah. Dukungan keluarga menjadi faktor yang sangat penting,” kata Ridwan.

Ia juga mengingatkan para siswa agar mensyukuri kesempatan diterima di SMAN 13 Palembang. Pasalnya, dari ribuan pendaftar, hanya 480 siswa yang berhasil menjadi bagian dari sekolah tersebut.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Disiplin, rajin belajar, dan menjaga nama baik sekolah menjadi modal utama untuk meraih cita-cita,” tegasnya.

Selain penyampaian materi, siswa juga dibiasakan menjalani berbagai aktivitas positif melalui program Pagi Ceria, seperti senam bersama, sarapan bersama, serta pembiasaan tujuh kebiasaan anak hebat yang bertujuan membangun pola hidup sehat dan disiplin.

Di tengah proses renovasi sejumlah gedung sekolah yang diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan, SMAN 13 Palembang tetap memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal dengan melakukan pengaturan jadwal pembelajaran bagi setiap jenjang.

Rangkaian MPLS akan ditutup pada Jumat (17/7/2026) dengan penampilan 13 ekstrakurikuler sebagai ajang promosi minat dan bakat kepada siswa baru. Salah satu yang menjadi kebanggaan sekolah adalah Paskibraka SMAN 13 Palembang yang tahun ini kembali meloloskan tiga anggotanya sebagai Paskibraka tingkat Kota Palembang.

Melalui MPLS yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, SMAN 13 Palembang berharap mampu mencetak generasi muda yang berprestasi, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(d/nva)

0 Komentar