Gesahannusantara – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusannya memasuki dunia kerja dengan menggelar Pembekalan Calon Alumni Polsri Tahun 2026 pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Polsri (IKA Polsri) dan Unit Penunjang Akademik Karier dan Kewirausahaan (UPAPK2), menegaskan sinergi antara kampus dan alumni untuk menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan kompetitif.
Pembekalan ini menampilkan tema “Menyongsong Dunia Kerja dengan Strategi untuk Meraih Kesuksesan Karier dan Pelatihan Teknik Wawancara Kerja”. Tujuannya adalah memberi mahasiswa tingkat akhir bekal mengembangkan karier, meningkatkan kompetensi, serta teknik menghadapi wawancara kerja. Direktur Polsri, Ir. Irawan Rusnadi, S.T., M.T., membuka acara secara resmi. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi memiliki tanggung jawab menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan nonteknis seperti komunikasi, etika profesional, adaptasi, dan kepercayaan diri.
Kehadiran Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, S.T., yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum IKA Polsri, menambah nilai dukungan alumni terhadap almamater. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan.
Para peserta juga disuguhkan pembekalan oleh sejumlah profesional alumni Polsri. Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Ir. Teddy Andrian, S.T., IPM., ASEAN Eng., alumni Teknik Sipil angkatan 1996, berbagi pengalaman manajemen proyek dan pengelolaan infrastruktur. Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel, Marzuki, S.E., M.M., CEC., CRBD., alumni Akuntansi angkatan 2000, menyoroti pentingnya keahlian keuangan dan kepatuhan regulasi dalam dunia perbankan. Arnold Edward, S.T., M.Tr.T., purnakarya PT Pertamina sekaligus alumni Teknik Elektro angkatan 1987, menginformasikan tentang tren energi terbarukan dan inovasi teknologi. Tsurayya Syarif Zain, S.Psi., M.A. dari Tim Psikologi Politeknik Negeri Sriwijaya, memberikan perspektif psikologi kerja, termasuk manajemen stres dan pengembangan soft skills.
Selain pembekalan, Polsri juga menampilkan informasi terkait kegiatan pendukung lainnya. LSP P1 Polsri menggelar RCC, dan 22 asesor mengikuti perpanjangan sertifikat kompetensi BNSP. Pelatihan ASKOM 2026 juga diadakan untuk menyiapkan 48 asesor bersertifikat BNSP. Keputusan Presiden tentang cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026, disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan tenaga kerja.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan praktis, tetapi juga mempererat hubungan antara alumni dan institusi. IKA Polsri, dengan sekretaris jenderal Ir. Irfa Kodri, S.T., M.T., CSP., IPM., ASEAN Eng., bendahara umum Eka Susanti, S.T., M.Kom., dan ketua harian Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM., turut hadir untuk menegaskan komitmen organisasi alumni dalam mendukung pengembangan karier mahasiswa.
Pembekalan ini juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan industri. Dalam sambutannya, Ir. Irawan menekankan bahwa lulusan Polsri harus mampu menyesuaikan diri dengan teknologi baru, regulasi industri, dan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. Ia menambahkan bahwa soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional menjadi nilai tambah bagi calon profesional.
Para peserta menyatakan bahwa sesi ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Banyak yang mengapresiasi kesempatan bertemu dengan alumni sukses yang dapat berbagi pengalaman nyata. Mereka berharap dapat menerapkan strategi yang dipelajari dalam pencarian kerja dan pengembangan karier jangka panjang.
Kegiatan pembekalan ini juga menegaskan peran Polsri dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan dukungan alumni, pemerintah kota, dan lembaga terkait, Polsri berupaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.
Penutup, Polsri mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pengembangan profesional. Pembekalan calon alumni 2026 menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara kampus, alumni, dan pemerintah dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja. Gesahannusantara akan terus melaporkan perkembangan dan inisiatif Polsri dalam mendukung karier mahasiswa dan alumni.
Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

0 Komentar