OLAHRAGA

Regenerasi Atlet Drum Band Jadi Fokus, 800 Peserta Ramaikan Piala Kemerdekaan Gubernur Sumsel 2026

Oleh Deva
👁 9 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

PALEMBANG, gesahannusantara.com – Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kejuaraan yang digelar Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Sumatera Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda sekaligus memperkuat regenerasi atlet drum band di Sumsel.

Kejuaraan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Rabu (5/8/2026), diikuti sekitar 800 peserta tingkat SMA dan SMK dari sembilan kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Kehadiran ratusan peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pelajar terhadap olahraga marching band yang selama ini dikenal mampu membentuk disiplin, kekompakan, serta jiwa kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa marching band merupakan salah satu wadah yang efektif dalam membangun mental generasi muda. Menurutnya, keberanian tampil di depan publik merupakan modal penting yang harus diasah sejak usia sekolah.

“Ini untuk memacu keberanian anak-anak muda untuk tampil. Tampil itu butuh mental, dan mental itu butuh diasah,” ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan, latihan marching band bukan hanya mengajarkan teknik memainkan alat musik ataupun keterampilan baris-berbaris. Di dalamnya terdapat proses pembentukan karakter melalui kedisiplinan, ketepatan, keseragaman gerakan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

“Semua itu menjadi bekal penting bagi generasi muda, bukan hanya saat mengikuti perlombaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Gubernur juga meminta PDBI Sumsel agar terus memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan daerah mencetak atlet nasional tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang konsisten dan berjenjang.

Ia berharap kejuaraan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama Sumatera Selatan berprestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua PDBI Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., mengatakan Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumsel merupakan bagian dari program pembinaan atlet yang telah disusun organisasi.

Menurutnya, sepanjang tahun 2026 PDBI Sumsel telah menyiapkan dua agenda kompetisi sebagai tahapan pembentukan atlet menuju level nasional.

“Nanti perlombaan akan diadakan sebanyak dua kali. Pertama untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, dan kedua pada bulan Oktober mendatang akan dilaksanakan Kejuaraan Daerah sebagai persiapan menuju Kejuaraan Nasional. Semoga nantinya dari ajang ini lahir anak-anak berprestasi yang membanggakan Sumsel,” ujar Mondyaboni.

Ia menjelaskan, Kejuaraan Daerah pada Oktober mendatang akan menjadi seleksi penting untuk menentukan atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Sumatera Selatan pada Kejuaraan Nasional.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan pengalaman bertanding yang semakin banyak, PDBI optimistis kualitas atlet marching band Sumsel akan terus meningkat sehingga mampu bersaing dengan provinsi lain.

Pembukaan lomba turut dihadiri Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva, S.Ked., M.M., serta sejumlah kepala sekolah sesumsel dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

(d/nva)

0 Komentar