DAERAH

Karhutla Hanguskan 2.000 Meter Persegi Lahan di Baturaja Timur, Petugas dan Warga Bergerak Cepat

Oleh Deva
👁 14 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

BATURAJA, OKU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kali ini, kebakaran melanda lahan di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Sabtu (8/8/2026).

Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima piket Polsek Baturaja Timur sekitar pukul 14.30 WIB dari masyarakat yang melihat adanya kobaran api di lahan tersebut.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainuddin, S.H., M.M. langsung turun ke lokasi bersama personel kepolisian untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

Dalam penanganan karhutla tersebut, petugas juga melibatkan Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Kabupaten OKU, BPBD Kabupaten OKU, Lurah Sepancar Lawang Kulon, Bhabinkamtibmas, Babinsa, personel Polsek Baturaja Timur serta masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2.000 meter persegi. Hingga proses pemadaman dilakukan, penyebab munculnya api maupun pemilik lahan tersebut belum diketahui.

Petugas gabungan kemudian berjibaku memadamkan kobaran api. Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan/suplai BPBD dikerahkan ke lokasi.

Selain mengandalkan armada pemadam, Kapolsek Baturaja Timur bersama tiga pilar Kelurahan Sepancar Lawang Kulon dan masyarakat turut bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.

Berkat kesigapan petugas gabungan dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Dengan demikian, kebakaran tidak sampai meluas ke area lahan lainnya.

Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainuddin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.

Hingga pemadaman selesai, situasi di lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Petugas juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

(d/nva)

0 Komentar