BERITA

Ditawari Kerja Jaga Pipa, Lansia di Palembang Malah Kehilangan Motor

Oleh Zulkarnain
👁 15 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

PALEMBANG — Niat seorang lanjut usia (lansia) mencari pekerjaan justru berakhir pahit. Iskandar (60), warga Jalan Sapta Marga, Lorong Lestari, Kecamatan Kalidoni, Palembang, menjadi korban dugaan penipuan setelah ditawari pekerjaan sebagai penjaga pipa.

Alih-alih mendapat pekerjaan dengan gaji Rp1,9 juta per bulan, sepeda motor Honda Revo Fit miliknya justru dibawa kabur oleh pria yang sebelumnya menawarkan pekerjaan tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Mayor Zen, Lorong Ampera I, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kejadian bermula ketika pria tersebut menegur sejumlah warga yang sedang membakar sampah di sekitar area pipa. Ia melarang warga membakar sampah karena khawatir api dapat memicu ledakan. Usai berbincang dengan beberapa warga, pria tersebut kemudian mendatangi rumah Iskandar.

Di rumah korban, pria itu menawarkan pekerjaan sebagai penjaga pipa dengan gaji Rp1,9 juta per bulan.Tawaran tersebut langsung menarik perhatian Iskandar. Selain sedang membutuhkan pekerjaan, korban mengaku sebelumnya pernah bekerja sebagai penjaga pipa.

Iskandar pun percaya dan mulai menyiapkan berkas lamaran, lengkap dengan materai.
Keyakinan korban semakin kuat lantaran pria tersebut dinilai cukup memahami persoalan mengenai pipa gas, meski tidak mengenakan seragam perusahaan.

“Awalnya dia marah dan melarang orang yang mau bakar sampah di dekat pipa, takut meledak, itu di sekitaran rumah saya. Terus agak lama dia ngobrol sama tetangga, berjalan datang ke rumah saya. Nawari pekerjaan jaga pipa,” ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, pria tersebut hanya mengenakan jaket berwarna hitam. Namun, cara bicaranya yang meyakinkan membuat korban tidak menaruh curiga.”Dia tidak pakai seragam, hanya pakai jaket hitam dan terlihat meyakinkan karena paham masalah pipa,” katanya.

Saat Iskandar sedang sibuk mempersiapkan berkas lamaran, seorang tetangganya bernama Arka melintas di lokasi. Melihat Arka, pria tersebut kemudian kembali menawarkan pekerjaan yang sama kepadanya. Dari sinilah rangkaian peristiwa yang awalnya terlihat seperti tawaran pekerjaan tersebut mulai mengarah pada dugaan modus penipuan.(Zul)

0 Komentar