PALEMBANG, GesahanNusantara — Polda Sumatera Selatan mengimbau para orang tua meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak, terutama agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi mengalami kericuhan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan anak sekaligus mendukung kegiatan penyampaian pendapat agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K Berikan Penghargaan kepada 64 Personel Berprestasi
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan orang tua memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada anak mengenai risiko berada di tengah situasi yang tidak kondusif.
“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya di Palembang, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang perlu dihormati. Namun, anak-anak tetap membutuhkan pendampingan dan pengawasan agar tidak berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun berdampak terhadap masa depan mereka.
“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan, dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.
Polda Sumsel juga mengajak orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak serta mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, khususnya ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.
“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya dan memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tuturnya.
Ia menegaskan, perlindungan terhadap anak membutuhkan kepedulian bersama, mulai dari keluarga, masyarakat hingga seluruh elemen yang berada di lingkungan anak.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya.
Polda Sumsel mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dengan mengedepankan komunikasi, edukasi, dan pengawasan. Kepolisian juga terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan menyampaikan aspirasi secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.
0 Komentar