Polri

Tim Gabungan Padamkan Karhutla 1 Hektare di Tol Palem Raya, AWC Dikerahkan

Oleh ARI ANSAYAH
👁 0 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

OGAN ILIR, GesahanNusantara.com — Tim gabungan Operasi Aman Nusa II Posko Indralaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih 1 hektare di kawasan Palem Raya, Tol Km 17, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (29/8/2026).

Pemadaman dilakukan mulai pukul 19.40 WIB setelah petugas mendatangi titik kebakaran yang berada pada koordinat -3,1920300, 104,6904755. Api berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga proses pemadaman selesai, sumber api belum diketahui secara pasti.

Penanganan dipimpin Padal Karhutla Aman Nusa II Polsek Indralaya Posko Indralaya, AIPTU Fitriadi. Sebanyak 6 personel Polri BKO, 5 personel Polres Ogan Ilir, serta 11 personel PT HK dikerahkan dalam operasi tersebut.

Petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Titik api berada di area kebun sawit yang kondisinya telah mengering. Selain itu, struktur tanah gambut menyulitkan pergerakan personel sekaligus proses pemadaman dari dalam lokasi.

Untuk mempercepat penanganan, tim mengerahkan mesin Armored Water Cannon (AWC) milik Polres Ogan Ilir. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu menjangkau titik api dan memastikan proses pemadaman berlangsung hingga api benar-benar padam.

Dir Samapta Polda Sumsel KOMBES POL. RIDWAN, S.I.K., selaku Ka Opsda Operasi Aman Nusa II, terus memantau kesiapan serta pergerakan personel di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan langkah mitigasi karhutla berjalan efektif, cepat, dan terukur, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan KOMBES POL. NANDANG MU’MIN WIJAYA, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman karhutla.

“Kepolisian bersama instansi terkait akan terus bersiaga dan melakukan langkah antisipasi terhadap potensi munculnya titik api,” tegasnya.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada posko penanganan karhutla atau aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani dan tidak meluas.

0 Komentar