BERITA

Ditlantas Polda Sumsel Jadikan HUT Lalu Lintas ke-71 Momentum Perkuat Pengabdian

Oleh Zulkarnain
👁 9 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

PALEMBANG — Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya diwarnai kegiatan yang berkaitan dengan lalu lintas. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan memilih pesantren sebagai tempat untuk menundukkan hati dan memanjatkan doa bersama.

Kegiatan digelar di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an, Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Senin (21/9/2026). Doa bersama tersebut dipimpin Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel AKBP Mayestika Hidayat, mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Robertho Pardede.

Sejumlah pejabat utama dan personel Ditlantas Polda Sumsel turut hadir. Kegiatan juga diikuti pimpinan beserta jajaran PT Jasa Raharja Palembang. Suasana pesantren menjadi ruang refleksi bagi jajaran lalu lintas untuk mensyukuri perjalanan 71 tahun Korps Lalu Lintas Bhayangkara. Di tengah rutinitas tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, personel diajak sejenak mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Doa bersama ini kami panjatkan sebagai rasa syukur atas usia ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara. Kami berharap seluruh personel lalu lintas senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujar Mayestika.

Menurutnya, pemilihan pesantren sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, kegiatan tersebut diharapkan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Doa bersama di lingkungan pesantren ini mencerminkan wajah Polri yang humanis dan religius. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda di pesantren, merasakan kehadiran Polri yang dekat dan peduli,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum seluruh peserta mengikuti doa bersama.

Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan dan kekuatan seluruh personel lalu lintas dalam menjalankan tugas. Harapannya, setiap langkah pengabdian di jalan raya senantiasa mendapat perlindungan dan kemudahan.

Usai doa bersama, Ditlantas Polda Sumsel bersama jajaran turut menyerahkan paket sembako kepada para santri. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.
Pengurus Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Qur’an Keramasan Kertapati, Ustad Subiyadi, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami menyambut hangat kehadiran Ditlantas Polda Sumsel di pesantren kami. Doa bersama ini menjadi momen penuh berkah. Semoga Korps Lalu Lintas senantiasa diberi kelancaran dan keselamatan dalam bertugas,” ungkapnya.

Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumsel, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak sekadar menjadi penanda bertambahnya usia organisasi. Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa tugas melayani masyarakat membutuhkan kekuatan, keteguhan dan keikhlasan.

Dari pesantren, doa kemudian menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadapi tugas di jalan raya—tempat personel lalu lintas setiap hari berhadapan dengan berbagai situasi dan tuntutan pelayanan masyarakat.

Kegiatan sosial dan spiritual tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus bentuk komitmen Ditlantas Polda Sumsel untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat dan mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.(Zul)

0 Komentar