Feby Herman Deru Perkuat Sinergi dengan BPMP untuk PAUD Berkualitas

Oleh ARI ANSAYAH
👁 1 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

Palembang, Gesahannusantara – Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Sumsel, Hj. Febrita Lustia HD, memperkuat kolaborasi dengan BPMP Sumsel untuk mendorong pengembangan PAUD yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah provinsi.

Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Febrita Lustia HD, bersama Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, menerima audiensi dari Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumsel, H. Tajuddin Idris, dan Ketua Tim Kerja PAUD BPMP Sumsel, Dian Ekawati. Pertemuan ini berlangsung di Sekretariat TP PKK Provinsi Sumsel, Palembang, pada Kamis (23/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, H. Tajuddin Idris menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Bunda PAUD Sumsel terhadap berbagai program BPMP. Ia menilai kehadiran Febrita dalam kegiatan BPMP merupakan bentuk nyata komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Sumsel.

“Bu Gubernur sudah hadir di tempat kami. Itu merupakan penghormatan besar bagi kami. Karena itu, kami juga ingin berkunjung menemui Ibu. Kami berharap kerja sama dalam pengembangan PAUD di Sumsel semakin baik,” ungkap Tajuddin.

Program Satu Desa Satu PAUD Jadi Fokus Utama

Menanggapi hal tersebut, Hj. Febrita Lustia HD menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerataan layanan PAUD hingga ke tingkat desa. Salah satu program unggulan yang terus digalakkan adalah “Satu Desa Satu PAUD Binaan PKK”. Program ini bertujuan memastikan setiap desa memiliki akses pendidikan anak usia dini yang memadai.

“Di Belitang, saya mengimbau satu desa memiliki satu PAUD binaan PKK. Tidak perlu gedung yang mewah, yang terpenting ada proses belajar mengajar. Untuk itu, kami juga dibantu oleh Dinas Pendidikan,” jelas Febrita.

Namun, ia mengakui masih ada kendala, seperti desa-desa yang belum memiliki layanan PAUD. Febrita menambahkan bahwa jika suatu desa sudah memiliki taman kanak-kanak (TK), maka pendirian PAUD baru tidak diperlukan. Sebaliknya, untuk desa-desa yang letaknya berjauhan, pendirian PAUD tetap menjadi prioritas guna mendekatkan akses pendidikan kepada masyarakat.

Buku “Gemar Makan Sayur” untuk Edukasi Anak Usia Dini

Selain program pemerataan PAUD, Bunda PAUD Sumsel juga tengah menyiapkan inisiatif edukatif lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyusunan buku “Gemar Makan Sayur”. Buku ini dikembangkan melalui kerja sama dengan penerbit dan dirancang untuk mengenalkan pola hidup sehat kepada anak-anak sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak terbiasa mengonsumsi sayur sejak kecil. Buku ini akan menjadi media edukasi yang menarik dan bermanfaat,” ungkap Febrita.

BPMP Sumsel juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong penguatan layanan PAUD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Berbagai ide dan gagasan yang muncul dari audiensi ini diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kolaborasi antara TP PKK Sumsel dan BPMP diharapkan mampu menciptakan layanan PAUD yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga merata hingga ke pelosok desa di Sumatera Selatan.

(aa/nva)

0 Komentar