BERITA

Kecelakaan Maut Tol Terpeka: Empat Orang Tewas, Truk dan Avanza Terlibat

Oleh ARI ANSAYAH
👁 5 Views
💬 0 Komentar
4 Menit Baca

Gesahannusantara – Kecelakaan maut di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) menelan empat korban jiwa pada Sabtu (11/7/2026) sore. Sebuah Toyota Avanza yang membawa satu keluarga tujuan Palembang menabrak bagian belakang truk Hino Tractor di kilometer 187+600 jalur A. Akibat benturan, kedua kendaraan terpelanting dan berhenti di bahu luar jalan tol, menimbulkan tragedi yang masih berlangsung penyelidikan.

Keluarga yang terlibat dalam kecelakaan tersebut baru saja pulang berlibur dari Lampung. Mereka sedang dalam perjalanan menuju Palembang ketika insiden terjadi. Menurut informasi yang dihimpun Suara.com melalui jaringan Sumselupdate.com, Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH melaju searah dari Lampung menuju Palembang di lajur satu, sementara truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY berada di depannya. Ketika Avanza menabrak bagian belakang truk, benturan keras membuat bagian depan Avanza ringsek parah.

Kepolisian segera menanggapi laporan dan mengevakuasi korban serta mengamankan tempat kejadian perkara. Empat korban meninggal dunia semuanya merupakan penumpang Toyota Avanza. Mereka adalah pengemudi Raden Muhammad Feriansyah berusia 46 tahun, anggota Polri yang berdomisili di Palembang; Yuniarti berusia 46 tahun, warga asal Lahat yang tinggal di Palembang; Kopli Anwar berusia 70 tahun, warga Perumnas Lahat; dan siswi SMA Negeri 2 Lahat, Azikra berusia 17 tahun, yang mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan medis. Semua korban meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Azikra masih dalam perawatan di rumah sakit.

Kanit PJR Ditlantas Polda Lampung, AKP Hermanto, menjelaskan bahwa Toyota Avanza menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya. Ia menambahkan bahwa benturan tersebut cukup kuat sehingga kedua kendaraan terpelanting dan berhenti di bahu luar jalan tol. “Setibanya di KM 187+600 jalur A, Toyota Avanza menabrak bagian belakang truk Hino Tractor yang berada di depannya. Akibat benturan, kedua kendaraan terpelanting dan berhenti di bahu luar jalan tol,” kata AKP Hermanto.

Penyelidikan atas kecelakaan ini diserahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Tulang Bawang. Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Menurut hasil penyelidikan awal, tidak ada indikasi bahwa salah satu kendaraan mengalami kerusakan mekanis sebelum kecelakaan. Namun, faktor kecepatan, jarak aman, kondisi pengemudi, dan kondisi kendaraan masih menjadi fokus investigasi. Polisi belum menyimpulkan faktor penyebab kecelakaan, dan proses penyelidikan masih berlangsung.

Sementara itu, penanganan di lokasi meliputi evakuasi korban, pengamanan arus lalu lintas, serta pemindahan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Petugas kepolisian juga mengimbau pengguna jalan tol agar selalu menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, terutama saat berkendara jarak jauh. Langkah-langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.

Kecelakaan ini menambah statistik kecelakaan di Tol Terpeka, sebuah jalur penting yang menghubungkan wilayah Sumatera Selatan. Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan mengikuti peraturan lalu lintas, guna mengurangi risiko kecelakaan yang dapat menelan korban jiwa. Pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya pelaporan cepat dan akurat bagi penyelidikan, sehingga penyebab kecelakaan dapat diungkap secara jelas.

Pada saat kejadian, arus lalu lintas di Tol Terpeka terhambat, memaksa pengendara di sekitarnya untuk menyesuaikan kecepatan dan menyesuaikan jarak. Petugas lalu lintas telah menempatkan rambu peringatan dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif sementara penyelidikan berlangsung. Meskipun situasi di tempat kejadian masih dinilai kritis, upaya evakuasi dan penanganan medis berjalan lancar, berkat kerja sama antara kepolisian, tim medis, dan petugas lapangan.

Kecelakaan maut ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Pengendara diharapkan tetap disiplin, menjaga jarak aman, dan mematuhi batas kecepatan. Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan investigasi untuk memastikan tidak ada faktor lain yang dapat memicu kejadian serupa di masa depan. Dengan demikian, diharapkan keselamatan di jalan tol dapat terjaga dan tragedi serupa dapat diminimalisir.

Disclaimer

Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

(aa/nva)

0 Komentar