PALEMBANG, gesahannusantara.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 8 Palembang tahun ajaran 2026/2027 tidak sekadar menjadi agenda penyambutan peserta didik baru. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dijadikan sebagai titik awal dalam membangun budaya prestasi, karakter, serta kesiapan siswa menghadapi persaingan akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, ratusan siswa kelas X mendapatkan pembekalan mengenai budaya sekolah, sistem pembelajaran, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, hingga pengenalan berbagai organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif, interaktif, dan ramah anak sebagai bekal bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru.
Bangun Karakter dan Literasi Digital Sejak Hari Pertama, SMAN 10 Palembang Gelar MPLS Ramah untuk 480 Siswa Baru
Kepala SMAN 8 Palembang, Agus Sunaryo, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa MPLS merupakan fase penting dalam membentuk pola pikir dan semangat belajar peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah. Menurutnya, keberhasilan siswa selama tiga tahun ke depan sangat dipengaruhi oleh proses adaptasi yang baik di awal.
“Melalui MPLS ini kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi seluruh siswa baru. Mereka harus mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, menghargai tata tertib, sekaligus mulai menanamkan semangat untuk berprestasi. Harapan kami, sejak hari pertama mereka sudah memiliki motivasi untuk membawa nama baik SMAN 8 Palembang di berbagai bidang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, materi yang diberikan selama MPLS tidak hanya berasal dari guru-guru internal yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga melibatkan sejumlah narasumber dari instansi eksternal agar peserta didik memperoleh wawasan yang lebih luas.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah kehadiran personel Kepolisian yang memberikan edukasi mengenai kedisiplinan, etika bermedia sosial, serta pencegahan kenakalan remaja. Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran turut memberikan pelatihan mitigasi bencana dan penanganan keadaan darurat, termasuk edukasi mengenai bahaya kebakaran akibat instalasi listrik.
Menurut Agus, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengetahuan mengenai keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pada hari terakhir MPLS, seluruh organisasi siswa dan ekstrakurikuler akan menampilkan atraksi serta demonstrasi kegiatan. Mulai dari OSIS, Sanggar Seni, Pramuka, Palang Merah Remaja, bidang Olimpiade Sains Nasional (OSN), hingga berbagai klub akademik dan olahraga akan memperkenalkan program kerja mereka kepada siswa baru.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu peserta didik menemukan minat dan bakat sejak dini sehingga mereka dapat segera bergabung dengan organisasi atau ekstrakurikuler yang sesuai dengan potensi masing-masing.
“Kami ingin siswa baru bisa melihat langsung aktivitas setiap ekstrakurikuler. Dengan begitu mereka tidak bingung menentukan pilihan, sehingga setelah MPLS selesai proses pembinaan prestasi bisa langsung berjalan,” jelasnya.
Di bawah kepemimpinannya, Agus juga menegaskan bahwa pengembangan sekolah akan dilakukan melalui evaluasi berkelanjutan terhadap program-program yang telah berjalan. Ia tidak ingin melakukan perubahan secara instan, melainkan mempertahankan program yang dinilai baik sambil melakukan penyempurnaan sesuai kebutuhan sekolah.
“SMAN 8 Palembang memiliki sejarah panjang sebagai sekolah yang banyak melahirkan prestasi. Tugas kami sekarang adalah menjaga bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui evaluasi, inovasi, dan pembinaan yang berkesinambungan,” katanya.
Ke depan, SMAN 8 Palembang menargetkan peningkatan prestasi siswa dalam berbagai kompetisi bergengsi, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), lomba debat, hingga Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI.
Agus optimistis, dengan pembinaan yang terarah sejak awal masa pendidikan, SMAN 8 Palembang mampu melahirkan lebih banyak siswa berprestasi yang dapat mengharumkan nama sekolah, Kota Palembang, bahkan Provinsi Sumatera Selatan di tingkat nasional.
“Nama besar SMAN 8 Palembang harus terus dijaga melalui prestasi. Kami ingin semakin banyak siswa yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Bahkan untuk LCC Empat Pilar, kami berharap SMAN 8 dapat menjadi wakil Sumatera Selatan hingga tampil di tingkat nasional di Gedung MPR RI. Itu menjadi target sekaligus motivasi bagi seluruh keluarga besar sekolah,” pungkasnya.

0 Komentar