BERITA

Pengemudi Truk Meninggal di Banyuasin, Polisi Pastikan Murni Serangan Jantung

Oleh ARI ANSAYAH
👁 1 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

Banyuasin, Gesahannusantara – Seorang pengemudi truk ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya di depan Pos Polisi Musi Indah, Kecamatan Betung, Selasa (21/7/2026). Polisi memastikan kematian korban akibat serangan jantung tanpa unsur pidana.

Seorang pengemudi truk berinisial PAK (51), asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam truknya yang terparkir di depan Pos Polisi Musi Indah, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 21 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban ditemukan dalam posisi miring di kursi kemudi truk bernomor polisi DK 8915 CO. Warga yang pertama kali melihat kejadian tersebut segera melapor ke pihak kepolisian. Menanggapi laporan itu, personel Polsek Betung bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Banyuasin langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Hasil Pemeriksaan: Murni Serangan Jantung

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Betung untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa PAK meninggal dunia akibat serangan jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Kondisi tubuh yang sudah kaku dan adanya lebam pada wajah serta perut dijelaskan sebagai proses alamiah pembusukan, mengingat korban telah berada dalam posisi yang sama selama beberapa waktu.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur. “Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga peristiwa ini murni merupakan musibah akibat kondisi kesehatan,” jelasnya.

Keluarga Terima Sebagai Musibah

Setelah identifikasi selesai, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban di Banyuwangi. Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Polres Banyuasin pun memfasilitasi proses administrasi dan pemulangan jenazah ke kampung halaman korban.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa setiap laporan masyarakat akan selalu ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. “Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta kepastian informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Imbauan untuk Pengemudi Truk

Polda Sumatera Selatan mengimbau para pengemudi angkutan barang dan kendaraan lintas provinsi untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum memulai perjalanan. Jika merasa lelah atau tidak sehat, pengemudi diharapkan segera beristirahat di tempat yang aman atau mencari bantuan medis terdekat. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan di jalan sekaligus mendukung situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.

(aa/nva)

0 Komentar