Palembang, Gesahannusantara – Polda Sumsel menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM di SPBU. Langkah ini bertujuan mencegah penyimpangan dan menjaga ketahanan energi di Sumatera Selatan.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Vicon Lantai II Gedung Presisi Polda Sumsel pada Selasa (21/7/2026). Dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, kegiatan ini dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Hiswana Migas, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti secara langsung maupun melalui video conference.
Fokus Pengawasan BBM di SPBU
Mengusung tema “Pengawasan Pendistribusian dan Penjualan Bahan Bakar Minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Sumatera Selatan”, rapat ini membahas strategi penguatan pengawasan di seluruh rantai distribusi BBM. Tujuannya adalah memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM merupakan tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya ketersediaan energi yang aman, lancar, dan tepat sasaran sebagai elemen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendukung aktivitas masyarakat, serta memelihara keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan.
Lima Pilar Pengawasan BBM
Rapat ini menghasilkan kesepakatan lima fokus utama dalam pengawasan distribusi BBM:
1. Pengawasan yang ketat terhadap seluruh rantai distribusi.
2. Penyaluran BBM yang tepat sasaran.
3. Penjualan yang transparan di setiap SPBU.
4. Kolaborasi lintas sektor yang solid.
5. Penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.
Kelima pilar ini diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk penyimpangan, seperti penimbunan, penyalahgunaan BBM bersubsidi, hingga pelanggaran lainnya.
Sinergi Lintas Sektor
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. “Melalui rapat koordinasi ini, Polda Sumatera Selatan bersama seluruh instansi terkait menyatukan komitmen untuk memastikan distribusi BBM berlangsung secara aman, transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kepentingan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi di Sumatera Selatan,” ujarnya.
Dengan semangat “Bersinergi Mengawasi, Bersama Menjaga Ketahanan Energi Bangsa,” Polda Sumsel berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, dan menegakkan hukum secara profesional terhadap setiap bentuk penyimpangan distribusi BBM. Langkah ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

0 Komentar