BERITA

Polda Sumsel Tangkap Dua Kurir, Gagalkan Penyelundupan 10,5 Kg Shabu Asal Aceh

Oleh ARI ANSAYAH
👁 2 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

Gesahannusantara – Polda Sumatera Selatan berhasil menggagalkan operasi penyelundupan narkotika jenis shabu seberat 10,583 kilogram yang diduga berasal dari Aceh dan akan dikirim ke Nusa Tenggara Barat. Dalam operasi gabungan yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 Juli 2026, dua tersangka asal Medan ditangkap di Palembang setelah kedapatan membawa barang bukti di dalam tangki bahan bakar mobil Toyota Camry.

Operasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan dan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang. Penyelidikan dimulai setelah intelijen mengungkap adanya rencana pengiriman shabu dalam jumlah besar yang akan melintasi wilayah Palembang. Tim IT Ditresnarkoba bersama Satresnarkoba Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan para pelaku.

Kendaraan yang ditelusuri adalah Toyota Camry warna silver dengan nomor polisi B 2383 KW. Petugas melakukan pemantauan dan pembuntutan terhadap mobil tersebut sebelum akhirnya menghentikan kendaraan di Jalan Lintas Palembang–Betung Kilometer 14, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Talang Kelapa. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 10 bungkus shabu kemasan teh China berwarna hijau dengan total berat 10,583 kilogram. Semua barang bukti disembunyikan secara rapi di dalam tangki bahan bakar mobil, sebuah taktik yang cukup cerdik untuk menipu petugas.

Dua tersangka, Bayu Anggara dan Helmi Banura, yang keduanya merupakan warga Kota Medan, Sumatera Utara, ditangkap bersamaan dengan mobil tersebut. Menurut Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, penangkapan ini menjadi langkah awal dalam proses penyidikan dan pengembangan perkara guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Yulian Perdana menegaskan bahwa operasi ini merupakan joint operation Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan bersama Satresnarkoba Polrestabes Palembang. Ia menambahkan bahwa penanganan perkara selanjutnya akan dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Palembang.

Penyelundupan shabu ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyebaran narkotika di wilayah Sumatera Selatan. Dengan jumlah 10,583 kilogram, barang bukti ini menunjukkan skala operasi yang cukup besar dan kemungkinan adanya jaringan distribusi yang lebih luas. Penangkapan dua kurir ini diharapkan menjadi sinyal bagi aparat bahwa upaya penegakan hukum terhadap penyelundupan narkotika akan terus ditingkatkan.

Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawasi jalur-jalur penyelundupan narkotika yang melintasi wilayahnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Polda Sumsel telah melakukan berbagai operasi untuk mengurangi peredaran narkotika di wilayahnya, termasuk penegakan hukum terhadap pelaku penyelundupan dan distribusi.

Keberhasilan operasi ini juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam memerangi narkotika. Kolaborasi antara Ditresnarkoba Polda Sumsel dan Satresnarkoba Polrestabes Palembang menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antar unit dapat menghasilkan tindakan yang efektif.

Sementara itu, pihak kepolisian menyiapkan proses penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam penyelundupan ini. Penangkapan dua kurir ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penegakan hukum yang lebih luas, termasuk penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat di tingkat atas.

Polda Sumsel juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika. Melalui partisipasi aktif masyarakat, diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan penegakan hukum.

Dengan penangkapan dua kurir dan penggerebekan 10,583 kilogram shabu, Polda Sumsel menunjukkan bahwa upaya memerangi penyelundupan narkotika masih terus berlanjut. Operasi ini menjadi bukti nyata bahwa aparat di Sumatera Selatan siap menindak tegas para pelaku narkotika, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penutup: Penangkapan dua kurir ini menandai langkah penting dalam upaya pencegahan penyelundupan narkotika di wilayah Sumatera Selatan. Polda Sumsel akan terus memantau dan menindak tegas pelaku, sekaligus memperkuat kerja sama lintas lembaga guna menutup jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. Masyarakat diharapkan tetap aktif melaporkan aktivitas mencurigakan, sehingga upaya penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif.

Disclaimer

Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

(aa/nva)

0 Komentar