Jakarta, Gesahannusantara – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian, untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil guna memastikan kesinambungan kepemimpinan di lembaga strategis tersebut setelah Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemilihan Sudaryono didasarkan pada rekam jejaknya yang kuat. Ia telah terlibat sejak awal dalam perancangan program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, perannya di Kementerian Pertanian dianggap relevan dan strategis dalam mendukung tugas-tugas BGN, khususnya terkait penyiapan dan pasokan bahan baku pangan.
Prasetyo juga menegaskan bahwa Sudaryono akan melepas jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian setelah resmi dilantik sebagai Kepala BGN. Hal ini dilakukan untuk memastikan fokus penuh pada tugas barunya.
Nanik S. Deyang Mundur, Dapat Apresiasi Presiden
Nanik S. Deyang, dalam keterangan tertulisnya, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang telah diberikan selama ia menjabat. Ia juga meminta maaf atas keputusan pengunduran dirinya yang didasarkan pada alasan kesehatan.
Lebih lanjut, Nanik mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo berencana membentuk dewan pengawas untuk BGN. Menariknya, Nanik disebut-sebut akan diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas tersebut, sebuah posisi yang menunjukkan apresiasi atas dedikasinya selama ini.
Sudaryono Tegaskan Komitmen Reformasi
Setelah resmi dilantik, Sudaryono langsung menyampaikan visi dan komitmennya. Ia berjanji akan membenahi tata kelola BGN dengan mengedepankan transparansi dalam setiap aspek operasional. Selain itu, ia menegaskan penerapan prinsip “zero tolerance” terhadap segala bentuk praktik korupsi.
Dalam pernyataannya, Sudaryono juga mengklarifikasi bahwa dirinya maupun keluarganya tidak memiliki keterlibatan atau usaha yang berkaitan dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap lembaga yang dipimpinnya.
“Kami akan memastikan bahwa BGN menjadi lembaga yang transparan, akuntabel, dan benar-benar berorientasi pada peningkatan gizi masyarakat,” ujar Sudaryono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Nanik S. Deyang atas kontribusinya selama menjabat dan mendoakan kesembuhannya.
Babak Baru BGN di Bawah Kepemimpinan Sudaryono
Pelantikan Sudaryono menandai babak baru bagi Badan Gizi Nasional. Dengan latar belakangnya yang kuat di bidang pertanian dan pengelolaan program strategis, ia diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Ke depan, BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono akan menghadapi tantangan besar, termasuk memastikan program-program seperti Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan tepat sasaran. Publik pun menanti realisasi dari janji-janji reformasi yang telah disampaikan oleh Sudaryono.

0 Komentar