Polri

Satgas Aman Nusa II Padamkan Karhutla Seluas 6 Hektare di Ogan Ilir

Oleh ARI ANSAYAH
👁 5 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

OGAN ILIR, GesahanNusantara.com — Tim gabungan Satgas Karhutla Operasi Aman Nusa II berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lahan sekitar 6 hektare di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (31/8/2026).

Penanganan karhutla tersebut melibatkan personel BKO Dit Samapta Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres Ogan Ilir, Polsek Pemulutan, BPBD, Koramil Pemulutan, serta dukungan satu unit helikopter water bombing.

Berdasarkan laporan Padal Karhutla Aman Nusa II Posko Pegayut Ogan Ilir, IPTU Luluk Setioko, kegiatan pemadaman sekaligus pengecekan titik hotspot dimulai sekitar pukul 12.00 WIB.
Kebakaran diketahui melanda lahan lebih kurang 6 hektare. Hingga proses pemadaman dilakukan, sumber awal api masih belum diketahui.

Dalam penanganannya, petugas menghadapi kendala medan karena lokasi kebakaran dipenuhi banyak pepohonan. Kondisi tersebut membuat kendaraan sulit mencapai titik hotspot.
Tim kemudian mengerahkan mesin pompa air milik Polsek Pemulutan dan satu unit mobil rantis Dit Samapta Polda Sumatera Selatan. Dukungan udara juga dilakukan dengan mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk membantu proses pemadaman.

Berkat upaya bersama tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan dan pemadaman total diselesaikan sekitar pukul 18.00 WIB.

Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol Ridwan, S.I.K., menegaskan bahwa penanganan karhutla terus dilakukan secara terukur di sejumlah wilayah yang dinilai rawan.

“Operasi penanganan karhutla terus digencarkan secara terukur di berbagai wilayah rawan. Sinergi dan kecepatan bertindak di lapangan sangat krusial, terlebih ketika menghadapi kendala medan yang sulit dijangkau seperti banyaknya pepohonan,” ujar Ridwan.

Menurutnya, seluruh potensi yang dimiliki dikerahkan, mulai dari personel dan sarana prasarana taktis di darat hingga dukungan udara melalui water bombing.

Kami mengerahkan seluruh potensi, baik personel darat menggunakan sarana prasarana taktis maupun dukungan udara melalui water bombing, guna memastikan api dapat dipadamkan secara total dan mencegah meluasnya area kebakaran,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan penanganan karhutla dilakukan bersama seluruh instansi terkait.

Kami memastikan seluruh rangkaian operasi penanganan karhutla berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kepolisian bersama instansi terkait akan terus bersiaga mengantisipasi potensi titik api di lapangan,” ujar Nandang.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada posko atau aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat dan terukur.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat maupun lingkungan.

0 Komentar