PALEMBANG-Nekat curi motor di asrama polisi, salah satu pelaku tertangkap nyaris jadi bulan bulanan warga. Insident itu terjadi di samping kantor Kepolisian Sektor Ilir Timur II, kota Palembang, Provinsi Sumsel.
Pelaku yakni Badri yang aslinya merupakan pedagang buah di wilayah 7 Ulu, kota Palembang, akhirnya meringkuk di sel tahanan Polsek Ilir Timur II, Palembang.
Pangdam II/Swj Ikuti Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP di Mabes TNI Cilangkap
Selasa (15/9) sekitar pukul 10.00 WIB, Badri menjalani proses pemeriksaan di kantor polisi Polsek Ilir Timur II, Palembang, akibat perbuatannya mencuri motor milik anggota polisi.
Badri beraksi sudah dua kali bersama rekannya yakni Yandri, melakukan aksi pencurian kendaraan roda dua di wilayah kota Palembang. Namun saat aksi kedua, Badri ditinggal rekannya yang terlebih dulu membawa kabur motor milik korban yang juga anggota polisi.
Kapolsek Ilir Timur II, AKP Firmansyah mengatakan, Kendaraan itu milik anggota polri, lokasi pencurian di Aspol Lemabang dekat Polsek IT II, Palembang. Pelaku terpantau dari CCTV berjumlah dua orang, dari ciri ciri pelaku langsung dilakukan pengejaran.
Salah satu pelaku tertangkap di wilayah pasar Lemabang, pelaku berhasil ditangkap pihak kepolisian berkat bantuan masyarakat sekitar. pelaku merupakan spesialis dan beraksi dengan modus membobol kunci kontak kendaraan korban dengan menggunakan kunci leter T.
Sedangkan rekan pelaku melarikan diri, peran pelaku bersama sama melakukan pencurian. Sepeda motor yang dicuri dibawa oleh pelaku yang pertama bernama Yandri.
Pengakuan Badri sendiri, dia merupakan pekerja serabutan dan sering berjualan buah buahan di pasar 7 Ulu, Kota Palembang. Aksi pencurian itu sudah dua kali di lakukan.
Dia mengakui mengetahui jika wilayah pencurian yang mereka santroni merupakan Asrama Polri. “Yang eksekusi Yandri, sudah dua kali mencuri motor. Yang pertama di wilayah Cempedak dan motornya sudah dijual oleh Yandri kebagian Rp1,4 juta,” jelasnya.
Untuk kendaraan milik korban kedua dia mengaku tidak mengetahui di bawa kabur atau dijual kemana karena keburu tertangkap. “Yang Bawak Yandri jadi aku Idak tahu dijual kemana,” tegasnya.(Zul)
Y
0 Komentar