Polri

Dukung Operasi Karhutla di Wilayah Terpencil, Brimob Sumsel Gunakan Starlink Portabel

Oleh ARI ANSAYAH
👁 10 Views
💬 0 Komentar
⏱ 2 Menit Baca

PALEMBANG, GesahanNusantara.com— Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan dibekali perangkat komunikasi satelit portabel untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat bertugas di wilayah yang minim jaringan seluler.

Perangkat tersebut diperkenalkan Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol saat pembekalan personel yang akan melaksanakan penebalan bantuan BKO penanganan karhutla, Sabtu (5/9/2026).

Stasiun komunikasi satelit portabel berbasis Starlink tersebut dipadukan dengan sumber daya listrik portabel atau portable power station EcoFlow. Perangkat ini disiapkan untuk membantu personel memperoleh akses komunikasi dan internet ketika berada di lokasi terpencil yang sulit dijangkau jaringan seluler.

Konektivitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengiriman informasi, komunikasi, serta mendukung koordinasi dan fungsi komando, kontrol, komunikasi, dan informasi secara mobile dari lapangan.

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol mengatakan, dukungan teknologi komunikasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah dengan keterbatasan jaringan.

“Dalam penanganan karhutla di wilayah terpencil dan minim sinyal, kelancaran komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan tugas di lapangan. Karena itu, kami membekali personel dengan stasiun komunikasi satelit portabel berbasis Starlink yang dipadukan dengan sumber daya listrik portabel. Perangkat ini diharapkan dapat membantu personel tetap terhubung, mempercepat koordinasi, serta mendukung fungsi komando dan pengendalian selama pelaksanaan tugas di lokasi yang sulit dijangkau,” kata James.

Dukungan perangkat komunikasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan personel sebelum diterjunkan untuk melaksanakan penebalan bantuan BKO dalam penanganan karhutla.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, pemanfaatan teknologi komunikasi modern merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian.

“Dukungan teknologi komunikasi modern di lapangan merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel beradaptasi dan mengoptimalkan sarana prasarana untuk memastikan setiap operasi kepolisian, khususnya penanggulangan karhutla, berjalan secara presisi dan terkoordinasi. Kelancaran komunikasi juga menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan personel, masyarakat, serta upaya perlindungan lingkungan,” ujar Nandang.

Dengan dukungan tersebut, kesiapan komunikasi personel diharapkan tetap terjaga, termasuk ketika penanganan karhutla dilakukan di wilayah yang memiliki keterbatasan akses jaringan komunikasi.

0 Komentar