Polri

55 Personel Polda Sumsel Raih Penghargaan Bea Cukai atas Pengungkapan 220 Kg Ganja dan Etomidate

Oleh ARI ANSAYAH
šŸ‘ 7 Views
šŸ’¬ 0 Komentar
ā± 2 Menit Baca

PALEMBANG, GesahanNusantara.com — Sebanyak 55 personel Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi dalam pengungkapan jaringan narkotika.

Penghargaan itu diserahkan dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026). Mewakili Kapolda Sumsel, penghargaan diterima Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana.

Puluhan personel penerima penghargaan berasal dari dua tim penindakan. Sebanyak 30 personel terlibat dalam pengungkapan 220 kilogram ganja kering dan 20 hektare ladang ganja, sedangkan 25 personel lainnya tergabung dalam tim yang mengungkap 456 pcs etomidate dan 10 butir ekstasi.

Kedua tim tersebut dipimpin Yulian Perdana bersama sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, AKBP Christopher Salohot Panjaitan, Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, serta jajaran personel lainnya.

Yulian mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi personel Polda Sumsel dalam penanggulangan kejahatan narkotika.

“Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Yulian.

Menurut dia, pemberantasan peredaran narkotika membutuhkan kerja sama lintas institusi. Kolaborasi tersebut, kata Yulian, perlu diperkuat melalui penindakan bersama atau joint enforcement serta pendekatan herd immunity policing.

“Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Kakanwil Bea Cukai Sumbagtim Ir Agus Sudarmadi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja sama antara Bea Cukai, Polri dan BNN dalam penindakan terhadap kejahatan narkotika.

“Kejahatan narkotika adalah kejahatan luar biasa. Tidak ada satu institusi pun yang bisa melawannya sendiri. Butuh kolaborasi yang kuat. Penghargaan ini adalah ucapan terima kasih kami atas bahu-membahu Polda Sumsel yang luar biasa selama ini,” ujar Agus.

Kegiatan Appreciation Day turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Dr Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Palguna, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Sialagan, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Maharbudi, serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan adanya kerja sama lintas instansi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement,” kata Nandang.

0 Komentar