PALEMBANG, GesahanNusantara.com – Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan terus memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan mengoptimalkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) berbasis partisipasi warga. Upaya itu diwujudkan melalui Program SAROMA (Sambang Ronda Malam) yang digelar di Poskamling Lingkungan III, Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Kamis (6/8/2026).
Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB. Ia didampingi para Pejabat Utama Polres OKU Selatan, Kapolsek Muaradua AKP Fera Endeka, S.H., Lurah Kisau Sutami, S.E., para kepala lingkungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Satlantas Polres Banyuasin Intensifkan Strong Point Sore dan Patroli Hunting Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas
Program SAROMA menjadi implementasi Polri Presisi dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui pengamanan swakarsa. Kegiatan ini juga bertujuan menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Polres OKU Selatan mengecek kesiapsiagaan Poskamling, berdialog dengan masyarakat, memberikan edukasi kamtibmas, serta menyerahkan bantuan sarana kontak berupa senter dan jas hujan untuk mendukung operasional ronda malam. Polisi juga menyampaikan edukasi mengenai pencegahan perjudian online, pentingnya disiplin berlalu lintas, dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan Program SAROMA merupakan wujud kehadiran Polri dalam membangun keamanan bersama masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat sinergi pengamanan swakarsa melalui optimalisasi Poskamling demi mewujudkan stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ulu Selatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, budaya ronda malam perlu terus dihidupkan sebagai benteng awal untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan Program SAROMA merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif Polda Sumsel dalam memperkuat keamanan berbasis masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kemitraan, meningkatkan kesadaran kolektif menjaga keamanan lingkungan, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Melalui Program SAROMA, Polda Sumatera Selatan berharap budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan terus tumbuh. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diharapkan menjadi fondasi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta mendukung kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.

0 Komentar