Kriminal

Bayi 11 Hari Lehernya Tersayat Pisau di Ogan Ilir, Polisi Sebut Ibu Kandung Diduga Terlibat

Oleh ARI ANSAYAH
👁 0 Views
💬 0 Komentar
⏱ 2 Menit Baca

HEADLINE UTAMA

Bayi 11 Hari Lehernya Tersayat Pisau di Ogan Ilir, Polisi Sebut Ibu Kandung Diduga Terlibat

NASKAH BERITA

OGAN ILIR — Bayi laki-laki berinisial ER yang baru berusia 11 hari harus menjalani operasi setelah lehernya tersayat pisau di rumah keluarganya di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Polisi menyebut bayi tersebut diduga menjadi korban dalam insiden yang melibatkan ibu kandungnya, NH (30), pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kasatres PPA-PPO Polres Ogan Ilir Iptu Tri Nensy mengatakan ER telah menjalani tindakan operasi di RSUP Mohammad Hoesin Palembang. Saat ini kondisi bayi masih dalam observasi dokter.

“Untuk kondisi bayi, sudah mendapatkan tindakan operasi dari dokter. Selanjutnya masih dilakukan tindakan observasi memantau kesehatan bayi,” kata Nensy saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).

Peristiwa itu diketahui setelah ayah bayi, Habil (43), terbangun dan melihat istrinya menempelkan pisau ke leher anak mereka.

Habil kemudian berusaha merebut pisau tersebut dari tangan NH. Saat terjadi perebutan, leher bayi justru tersayat pisau.

“Saksi mata yang juga ayah korban terbangun dan melihat istrinya menempelkan pisau di leher anak mereka,” kata Nensy.

“Saat terjadi perebutan senjata tajam tersebut, leher korban tersayat pisau. Setelah itu pisau diamankan ayah korban,” sambungnya.

Bayi kemudian langsung dibawa untuk mendapatkan penanganan medis hingga akhirnya dirawat di RSUP Mohammad Hoesin Palembang.

Sementara itu, NH masih berada di rumah dalam kondisi syok. Polisi belum dapat meminta keterangannya karena kondisinya belum memungkinkan.

Nensy mengatakan petugas telah mengecek kondisi NH serta mendatangi lokasi kejadian. Namun, hingga Sabtu, keluarga belum membuat laporan polisi secara resmi karena masih fokus pada kondisi kesehatan bayi.

“Untuk sementara yang bersangkutan dari pihak keluarga belum membuat laporan kepolisan. Pihak keluarga masih fokus ke proses kesehatan anak,” ujarnya.

Polisi masih memantau kondisi bayi dan NH sembari menunggu laporan dari pihak keluarga. NH juga disebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.

“Untuk ibunya akan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Hingga kini keluarga belum membuat laporan tapi kami tetap memantau kondisi bayi dan ibunya,” pungkasnya.

0 Komentar