EMPAT LAWANG — Pencarian terhadap Rohim (48), warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Desa Muara Lintang Baru, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang, berakhir duka.
Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 13.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasad Rohim ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Festival Panjat Pinang Sumeks 2026, Tekankan Gotong Royong dan Kebersamaan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang, Raymond Konstantin, S.E., mengatakan dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Raymond.
Raymond turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.
Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari TNI/Polri, BPBD, pemerintah desa, masyarakat, hingga personel Basarnas Kantor SAR Palembang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah bersama-sama membantu pelaksanaan pencarian hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Sinergi dan kerja sama seluruh pihak sangat berarti dalam pelaksanaan operasi SAR ini,” tambahnya.
Dengan korban telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, seluruh unsur SAR Gabungan kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan arus air serta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di sungai. Perhatikan kondisi cuaca dan arus air, gunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, serta jangan memaksakan diri apabila kondisi dinilai membahayakan,” pungkas Raymond.(Zul)

0 Komentar