Polri

Transformasi Pelayanan Jadi Fokus, Polda Sumsel Dorong Inovasi yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Oleh ARI ANSAYAH
👁 11 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

Palembang, Gesahannusantara.com – Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada capaian administratif maupun penghargaan semata. Yang menjadi ukuran utama adalah perubahan nyata dalam kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. saat membuka Bimbingan Teknis Inovasi Pelayanan Publik di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Rabu (5/8/2026), yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan kategori Pelayanan Publik Prima Tahun 2025 kepada 11 satuan kerja dan satuan wilayah berprestasi.

Menurut Kapolda, reformasi birokrasi harus diwujudkan melalui pelayanan yang semakin cepat, transparan, mudah diakses, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Predikat dan piagam ini bukanlah garis finis, tetapi menjadi amanah yang harus dijaga, dipertahankan, dan dipertanggungjawabkan,” tegas Kapolda Sumsel.

Kapolda menekankan bahwa keberhasilan membangun Zona Integritas tidak cukup dibuktikan melalui dokumen administrasi. Perubahan harus terlihat dari perilaku organisasi yang mampu memberikan pelayanan tanpa praktik percaloan, bebas pungutan liar, responsif terhadap pengaduan masyarakat, serta mampu menyelesaikan setiap persoalan secara humanis dan profesional.

Ia juga mengajak seluruh jajaran menjadikan setiap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya pelayanan tersebut, Polda Sumsel menggelar Bimbingan Teknis Inovasi Pelayanan Publik dengan tema “Inovasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Berkelanjutan.” Kegiatan menghadirkan Dosen FISIP Universitas Sriwijaya Dr. Sena Putra Prabujaya, S.AP., M.AP. sebagai narasumber, dilanjutkan pendalaman teknis oleh Bagian Reformasi Birokrasi Ro Rena Polda Sumsel.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta didorong menghadirkan inovasi pelayanan yang sederhana, mudah diterapkan, terukur, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumsel menyerahkan penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 kepada Satbrimob Polda Sumsel, Biddokkes Polda Sumsel, Polres Musi Rawas, dan Polres Ogan Komering Ulu Selatan. Sementara penghargaan kategori Pelayanan Publik Prima diberikan kepada Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Ogan Ilir, Polres Prabumulih, Polres Muara Enim, Polres Lahat, dan Polres Ogan Komering Ulu Timur.

Berdasarkan data Polda Sumsel, saat ini telah terdapat 17 satuan berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dua satuan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yakni Ro SDM Polda Sumsel dan Polres Banyuasin, serta 13 satuan wilayah memperoleh kategori Pelayanan Publik Prima.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi harus diukur dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

“Ukuran keberhasilan sesungguhnya bukan hanya penghargaan yang diterima, tetapi bagaimana masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, transparan, profesional, dan humanis. Inovasi pelayanan juga harus terus dievaluasi agar selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat membangun Super Team terus ditanamkan kepada seluruh personel Polda Sumsel agar setiap inovasi dan pelayanan yang diberikan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Nilai tersebut juga sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel, “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?”, yang menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk menghadirkan pelayanan terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui penguatan integritas, inovasi yang berkelanjutan, serta budaya pelayanan yang profesional, Polda Sumsel terus mendorong terwujudnya institusi Polri yang Presisi, akuntabel, dan semakin dipercaya masyarakat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

(aa/nva)

0 Komentar