Polri

Polda Sumsel Dorong Transformasi Digital untuk Perkuat Pelayanan Publik di Polres Muba

Oleh ARI ANSAYAH
👁 9 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

MUSI BANYUASIN, Gesahannusantara — Polda Sumatera Selatan memperkuat transformasi sumber daya manusia kepolisian di era digital melalui sosialisasi bertajuk “Transformasi Polri di Era Digital: Penguatan Profesionalisme, Integritas, dan Pelayanan Presisi dalam Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat” di Markas Komando Polres Musi Banyuasin.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, humanis, dan akuntabel.

Sosialisasi difasilitasi Kapolres Musi Banyuasin AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dan dipimpin Peserta Pendidikan Sespimmen Polri Angkatan LXVII, Tony Saputra. Kegiatan diikuti 25 personel dari berbagai fungsi kepolisian, di antaranya SPKT, Reskrim, Intelkam, Binmas, Samapta, Lantas, SDM, dan Humas.

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi Polri dalam menghadapi perubahan karakter masyarakat yang semakin kritis. Di sisi lain, pola kejahatan juga terus berkembang, dari kejahatan konvensional menuju kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi dan ruang siber.

Dalam pembekalan tersebut, para personel mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai instrumen pendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Materi juga menekankan penerapan lima nilai utama pelayanan publik Presisi, yakni Cepat, Mudah, Transparan, Humanis, dan Akuntabel (CMTHA).

Para peserta kemudian mengikuti diskusi interaktif untuk merumuskan langkah perbaikan nyata atau quick win yang dapat diterapkan di satuan kerja masing-masing.

Peserta Pendidikan Sespimmen Polri Angkatan LXVII, Tony Saputra, menegaskan bahwa transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi harus diikuti perubahan pola pikir dan budaya kerja personel.

«“Transformasi sejati bukan sekadar soal teknologi baru, melainkan cara berpikir dan cara melayani yang baru. Setiap anggota Polri adalah representasi institusi di mata masyarakat,” tegas Tony Saputra.»

Peningkatan kompetensi digital personel diharapkan dapat mendukung pelayanan kepolisian yang lebih responsif sekaligus memperkuat kemampuan menghadapi berbagai tantangan keamanan di era teknologi informasi.

Tantangan tersebut antara lain kejahatan siber, penyebaran informasi palsu, hingga manipulasi informasi yang berpotensi memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas personel di jajaran Polda Sumsel.

«“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Optimalisasi transformasi digital di jajaran Polda Sumsel merupakan wujud nyata Polri dalam memperkuat stabilitas keamanan sekaligus menghadirkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih cepat, transparan dan akuntabel,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.»

Menurutnya, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan integritas. Teknologi merupakan instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sementara sikap humanis dan orientasi kepada masyarakat tetap menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui sosialisasi tersebut, Polres Musi Banyuasin diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas kepolisian di era digital. Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan kompetensi personel, memperkuat budaya kerja yang adaptif, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi guna memperkuat kepercayaan masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

0 Komentar