Gesahannusantara – Kecelakaan maut di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung (Terpeka) menewaskan empat orang, termasuk seorang anggota Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatera Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada KM 187+600 Jalur A, ketika Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Aiptu Raden Muhammad Feriansyah (46) menabrak bagian belakang truk Hino Tractor. Empat penumpang, semua anggota satu keluarga, tidak selamat, sementara satu remaja masih dirawat di rumah sakit.
Aiptu Raden, seorang petugas aktif Polri, bersama keluarga asal Kabupaten Lahat yang berdomisili di Palembang, sedang dalam perjalanan pulang setelah berlibur. Kendaraan mereka, Toyota Avanza dengan nomor polisi BG 1069 IH, melaju dari arah Lampung menuju Palembang. Menurut saksi dan petugas, saat menempuh KM 187+600, Avanza menabrak bagian belakang tengah truk Hino dengan nomor polisi B 9924 UIY. Benturan keras membuat bagian depan Avanza ringsek parah, kendaraan terpelanting, dan berhenti di bahu luar jalan tol.
Kematian terjadi pada empat penumpang: Aiptu Raden Muhammad Feriansyah, Yuniarti (46), Intan, dan Kopli Anwar (70). Seluruh korban merupakan warga asal Lahat yang tinggal di Palembang. Satu penumpang lainnya, Azikra (17), siswi SMA Negeri 2 Lahat, berhasil selamat namun mengalami luka berat. Ia saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kejadian ini segera diambil alih oleh petugas kepolisian dan pengelola jalan tol. Evakuasi korban dan kendaraan yang rusak parah dilakukan secara cepat. Akibat benturan, kedua kendaraan terpelanting dan berhenti di bahu luar, sehingga memerlukan penanganan darurat. Petugas kepolisian, termasuk AKP Hermanto dari Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, menjelaskan kronologi kecelakaan. Menurutnya, kedua kendaraan melaju dari arah Lampung menuju Palembang di lajur satu. Saat tiba di lokasi kejadian, Avanza menabrak bagian belakang tengah truk Hino, menyebabkan kedua kendaraan terpelanting dan berhenti di bahu luar.
Penyelidikan mengenai penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung di Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung. Hingga saat ini, belum ada indikasi pelanggaran kecepatan atau pelanggaran lalu lintas yang dapat dijadikan penyebab utama. Namun, polisi mengimbau semua pengguna jalan tol untuk selalu menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan memperhatikan kondisi kendaraan. Kecelakaan ini menegaskan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur tol yang seringkali menjadi tempat peristiwa tragis.
Kematian Aiptu Raden menambah beban emosional bagi keluarga dan rekan-rekan di Polda Sumsel. Sebagai petugas Ditpamobvit, ia memiliki tanggung jawab tinggi dalam menjaga keamanan objek vital. Meskipun demikian, ia tak terlepas dari risiko yang melekat pada perjalanan sehari-hari. Keluarga korban, yang masih dalam proses berduka, berharap proses penyelidikan dapat segera mengungkap penyebab kecelakaan ini.
Sementara itu, Azikra, yang masih dirawat di rumah sakit, menjadi sorotan publik. Ia adalah siswi SMA Negeri 2 Lahat yang ikut menempuh perjalanan bersama keluarga. Meskipun mengalami luka berat, ia masih dalam kondisi stabil dan menjalani perawatan intensif. Keluarga berharap ia dapat pulih sepenuhnya.
Kejadian ini juga menyoroti pentingnya penegakan hukum lalu lintas dan perbaikan infrastruktur jalan tol. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di jalur tol, risiko kecelakaan pun semakin tinggi. Oleh karena itu, pihak berwenang diharapkan dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan fasilitas keselamatan, dan menegakkan peraturan lalu lintas secara tegas.
Kematian empat anggota keluarga ini menambah daftar panjang korban kecelakaan di jalan tol Indonesia. Setiap tragedi seperti ini mengingatkan kita akan betapa pentingnya keselamatan berkendara. Semoga proses penyelidikan dapat segera memberikan jawaban, dan keluarga korban dapat menemukan ketenangan di tengah kesedihan. Akhirnya, mari kita semua lebih berhati-hati di jalan, menjaga jarak aman, dan mematuhi batas kecepatan demi keselamatan bersama.
Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

0 Komentar