Banyuasin, Gesahannusantara – Warga Desa Muara Damai digegerkan oleh penemuan dua jenazah pasangan suami istri di perkebunan karet pada Minggu (19/7/2026). Polisi bergerak cepat mengamankan lokasi dan memulai penyelidikan mendalam.
Penemuan dua jenazah pasangan suami istri berinisial JD (47) dan R (45) di kawasan perkebunan karet Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, memicu perhatian serius dari aparat kepolisian. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di lokasi, yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib.
Personel Polsek Banyuasin III bersama Pos Subsektor Sembawa segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Tim Inafis dan Satreskrim Polres Banyuasin juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh, mengamankan barang bukti, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, kedua jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan medis dan forensik. Langkah ini dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian pasangan suami istri tersebut. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih terus bekerja keras mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.
Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.
“Sejak informasi diterima, kami langsung mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan. Kami berkomitmen mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh melalui proses penyelidikan yang profesional, objektif, dan transparan sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum berdasarkan fakta,” tegas AKBP Risnan Aldino.
Imbauan untuk Tidak Menyebarkan Informasi Tidak Terverifikasi
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa Polda Sumsel memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membangun opini maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada penyidik. Setiap perkembangan yang dapat disampaikan kepada publik akan kami informasikan secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol Nandang.
Polda Sumatera Selatan juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian ini, sehingga aparat dapat merespons dengan cepat. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga keamanan dan mendukung kelancaran proses penegakan hukum.
Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap misteri di balik peristiwa tragis ini. Kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat, sembari menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan.

0 Komentar