OLAHRAGA

PT Bukit Asam Tingkatkan Kapasitas Karyawan Lewat Pelatihan PPM Berbasis ESG dan SDGs

Oleh ARI ANSAYAH
👁 2 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

Gesahannusantara – PT Bukit Asam (PTBA) meluncurkan program pelatihan intensif bagi karyawan untuk memperkuat kompetensi dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berlandaskan prinsip ESG dan SDGs. Pada hari Jumat, 10 Juli 2026, PTBA menggelar In-House Training & Workshop 101: Keterampilan Dasar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Tanjung Enim, Sumsel. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Divisi Sustainability serta sejumlah unit bisnis PTBA, dengan tujuan membekali peserta dengan pengetahuan dasar dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan.

Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas insan perusahaan merupakan bagian dari komitmen PTBA dalam menghadirkan program pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, PTBA terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Selanjutnya, Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PTBA, Listati, menegaskan bahwa keberhasilan Program PPM tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. “Program PPM berorientasi pada penciptaan dampak yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi insan perusahaan menjadi investasi strategis agar setiap program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” kata Listati.

Pada sesi inti pelatihan, PTBA menghadirkan Dr. Rina Ekawati, S.E., M.M., M.M.Par. dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi bertajuk “Cetak Biru Dampak Berkelanjutan” yang membahas pentingnya penyusunan program PPM berdasarkan kebutuhan masyarakat, didukung data yang akurat, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan. Dr. Rina menekankan bahwa setiap program PPM harus memanfaatkan data lokal, melibatkan pemangku kepentingan, dan menilai hasil secara periodik untuk memastikan keberlanjutan.

Peserta pelatihan juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman melalui sesi tanya jawab. Beberapa peserta mengungkapkan antusiasme mereka untuk menerapkan ilmu yang didapat dalam proyek PPM yang sedang berjalan di wilayah operasional PTBA. Mereka berharap dapat meningkatkan efektivitas program, memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya internal.

Selain pelatihan PPM, PTBA juga mengadakan beberapa kegiatan lain yang mendukung upaya pemberdayaan dan keberlanjutan di wilayah operasionalnya. Di antara kegiatan tersebut, terdapat Basic Mechanic Course Ring 1 yang menyiapkan 19 mekanik muda siap kerja, pembangunan dua flyover di Muaraenim yang menekankan keselamatan warga, serta susur sungai yang berhasil mengangkut 1,56 ton sampah dari Sungai Enim. Semua inisiatif ini mencerminkan komitmen PTBA untuk tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan pelatihan PPM ini menjadi bagian dari strategi PTBA untuk memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan memfokuskan pada prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dan SDGs (Sustainable Development Goals), PTBA berupaya memastikan bahwa setiap program pemberdayaan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi PTBA sebagai perusahaan BUMN pertambangan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada masa depan.

Setelah sesi pelatihan selesai, peserta, narasumber, dan jajaran PT Bukit Asam (PTBA) berfoto bersama sebagai bukti kesuksesan acara. Foto tersebut disebarkan melalui media sosial PTBA dan media lokal, menampilkan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat.

Dengan pelatihan ini, PTBA berharap dapat menciptakan sinergi antara karyawan, masyarakat, dan lingkungan, sehingga setiap program PPM dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif. Komitmen PTBA dalam meningkatkan kompetensi insan perusahaan tidak hanya akan memperkuat posisi perusahaan di industri pertambangan, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat yang menjadi bagian penting dari keberhasilan jangka panjang PTBA.

Disclaimer

Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

(aa/nva)

0 Komentar