BERITA

Semarak HUT ke-81 RI, Polda Sumsel Hadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi untuk Buka Akses Warga

Oleh LUSI
👁 0 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

BANYUASIN — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan bersama jajaran menghadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam membuka akses, memperpendek jarak tempuh, serta mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

 

Program tersebut menjadi bagian dari Peresmian Jembatan Merah Putih Polri yang dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, Kamis (13/8/2026).

 

Di Sumatera Selatan, salah satu Jembatan Merah Putih yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Jembatan tersebut memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter serta memberikan manfaat langsung bagi sekitar 900 warga.

 

Keberadaan jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh jalur lebih panjang untuk mendapatkan akses menuju berbagai kebutuhan. Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih, jarak perjalanan warga dapat dipangkas sekitar 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh hingga kurang lebih 25 menit.

 

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan, pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

 

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui langkah konkret yang mampu meningkatkan kemudahan dan kualitas kehidupan masyarakat.

 

Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Polrestabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri dari 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

 

Dari 74 jembatan yang telah rampung tersebut, manfaatnya telah dirasakan sekitar 100.900 jiwa. Sementara apabila seluruh 81 jembatan yang terdata telah selesai dibangun, estimasi penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dan konektivitas.

 

“Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, hingga membuka konektivitas antarwilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam pembangunan yang membantu masyarakat terbebas dari keterbatasan akses.

 

“Ketika masyarakat semakin mudah bergerak, anak-anak semakin mudah menuju sekolah, aktivitas ekonomi semakin lancar dan hubungan antarwilayah semakin terbuka, di situlah nilai kemerdekaan benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menjadi gambaran komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Melalui pembangunan infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, Polda Sumsel berupaya memastikan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi diwujudkan dalam karya nyata yang memberikan manfaat dan membuka akses kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Sumatera Selatan.

 

(l/nva)

TOPIK TERKAIT

0 Komentar