BERITA

Video Muda-Mudi Asusila di Belakang Pasar Buah Jakabaring Palembang, Polisi Telusuri Identitas

Oleh ARI ANSAYAH
👁 10 Views
💬 0 Komentar
4 Menit Baca

Gesahannusantara – Sebuah video yang menampilkan sepasang muda-mudi melakukan perbuatan asusila di ruang terbuka telah menjadi viral di media sosial dan aplikasi WhatsApp. Video tersebut diyakini diambil di kawasan Jalan Pangeran Ratu, tepatnya di belakang Pasar Buah Jakabaring, Palembang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Video berdurasi kurang dari dua menit, direkam oleh seseorang yang berada di sekitar lokasi. Segera setelah dirilis, video tersebut menyebar luas melalui media sosial dan pesan berantai, menimbulkan perhatian publik.

Menanggapi penyebaran video tersebut, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, Kompol Heri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini anggota kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari kedua orang yang muncul di dalam video.

“Benar, kami telah menerima informasi terkait video viral tersebut. Saat ini anggota kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mencari kedua orang yang ada di dalam video tersebut,” ujar Kompol Heri saat dikonfirmasi Sumselupdate.com pada Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut Kompol Heri, polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penelusuran guna memastikan identitas para pihak yang terekam dalam video serta kronologi lengkap kejadian. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan video tersebut karena berpotensi melanggar norma kesusilaan, etika, dan dapat menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas maupun kronologi kejadian agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan,” tambahnya.

Sejauh ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran hukum yang mungkin dikenakan kepada pihak-pihak yang terlibat.

Video tersebut menampilkan dua orang muda yang terlihat sedang bermesraan di ruang terbuka. Tidak ada indikasi bahwa video tersebut diambil dengan persetujuan subjek. Karena sifatnya yang bersifat publik, video tersebut dapat diakses oleh siapa saja melalui platform media sosial.

Kepolisian mengingatkan bahwa penyebaran video yang menampilkan perilaku asusila dapat menimbulkan masalah hukum, termasuk pelanggaran terhadap Undang‑Undang tentang Pornografi dan Undang‑Undang tentang Kesusilaan. Oleh karena itu, pihak kepolisian menekankan pentingnya verifikasi fakta sebelum menyebarkan konten yang dapat menimbulkan kontroversi.

Di sisi lain, masyarakat di Palembang menunjukkan reaksi yang beragam. Beberapa pengguna media sosial mengkritik perilaku yang ditampilkan dalam video, sementara yang lain menilai pentingnya penegakan hukum yang adil.

Kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Mereka berharap dapat menemukan bukti yang cukup untuk menindak pihak-pihak yang terlibat. Dalam proses ini, polisi akan memanfaatkan rekaman video, saksi mata, serta data telepon dan media sosial yang relevan.

Sementara itu, pihak media yang menayangkan video tersebut diingatkan untuk mematuhi etika jurnalistik. Menurut pedoman, media tidak boleh menayangkan konten yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan atau melanggar hak privasi.

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menilai konten yang beredar di internet. Menurut Kompol Heri, penyebaran video yang belum diverifikasi dapat menimbulkan rumor atau fitnah.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilanjutkan secara profesional. Mereka berkomitmen untuk menindak tegas pelaku yang terlibat dalam perbuatan asusila tersebut.

Di sisi lain, Pasar Buah Jakabaring tetap menjadi salah satu tempat wisata kuliner yang populer di Palembang. Pasar ini dikenal dengan beragam buah segar dan makanan tradisional. Namun, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan kebersihan lingkungan di sekitar pasar.

Kepolisian mengingatkan bahwa setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan publik. Mereka juga menegaskan pentingnya melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Meskipun belum ada keputusan akhir mengenai tindakan hukum, polisi berjanji akan terus menyelidiki kasus ini. Mereka berharap dapat mengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Di tengah situasi ini, masyarakat di Palembang diharapkan tetap tenang dan menunggu perkembangan selanjutnya. Penyebaran informasi yang akurat dan verifikasi fakta menjadi kunci untuk menghindari penyebaran rumor.

Kepolisian juga menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan video tersebut dan menindak tegas siapa saja yang terlibat.

Akhirnya, kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga norma kesusilaan dan etika di ruang publik. Dengan kerja sama antara kepolisian, media, dan masyarakat, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan.

Disclaimer

Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

(aa/nva)

0 Komentar