HUKUM

Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polres Prabumulih Lakukan Pemeriksaan

Oleh ARI ANSAYAH
👁 10 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

PRABUMULIH, Gesahannusantara — Seorang pria berinisial ME (64) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Jalan Jenderal Sudirman Gang Abadi, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sabtu (8/8/2026) pagi.

ME sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di kawasan pasar subuh. Ia tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut.

Penemuan korban bermula saat saksi YP (26) melihat ME pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban terlihat tidur terlentang di dekat pintu depan rumah.

YP kembali dari bekerja sekitar pukul 20.30 WIB dan melihat korban masih dalam posisi yang sama. Hingga Sabtu pagi, kondisi korban tidak berubah.

YP kemudian bersama saksi ZZ (55) mendatangi rumah korban sekitar pukul 04.30 WIB untuk melakukan pengecekan. Keduanya menemukan ME telah meninggal dunia dan melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat, YO (46).

Menerima laporan tersebut, personel piket siaga Intelkam, Pamapta III, dan fungsi kepolisian lainnya langsung mendatangi lokasi. Petugas memeriksa tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mendokumentasikan kondisi lokasi.

Polisi kemudian mengevakuasi jenazah ME ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis. Dokter RSUD Kota Prabumulih, dr. Osi Rahmaini, menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan tubuh korban dalam kondisi pucat dan dingin. Dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keterangan saksi menyebutkan ME sebelumnya memiliki keluhan penyakit dalam atau ginjal. Polisi juga memastikan tidak ada barang milik korban yang hilang.

Uang tunai, telepon genggam, identitas diri, jam tangan, obat-obatan, dan pengisi daya ditemukan dalam kondisi utuh. Polisi kemudian menyerahkan barang-barang tersebut bersama jenazah kepada pihak keluarga.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan TKP, meminta keterangan saksi hingga mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKBP Gunarto.

Ia menegaskan polisi memastikan seluruh barang milik korban tetap aman sebelum diserahkan kepada keluarga. Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami juga memastikan barang-barang milik korban tetap aman dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat jajaran Polres Prabumulih dalam menangani laporan tersebut.

Menurutnya, kecepatan petugas mendatangi lokasi penting untuk memberikan kepastian sekaligus menjaga situasi tetap kondusif. Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum ada kepastian dari hasil pemeriksaan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah berspekulasi terhadap suatu kejadian, terlebih menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan dan pemeriksaan kepada kepolisian,” ujar Kombes Pol. Nandang.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap warga yang tinggal seorang diri atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Menurutnya, perhatian lingkungan dapat membantu mempercepat penanganan ketika terjadi kondisi yang tidak biasa.

“Perhatian dari lingkungan sekitar sangat penting. Apabila ada warga yang tinggal sendiri dan terlihat mengalami kondisi yang tidak biasa, segera lakukan pengecekan secara wajar dan apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi aparat kepolisian atau pihak terkait,” tuturnya.

Kombes Pol. Nandang juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian menonjol kepada kepolisian terdekat. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat mengganggu proses penanganan di lokasi.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

(aa/nva)

0 Komentar