PALEMBANG, GesahanNusantara.Com — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho menerima audiensi Pengurus Daerah Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Sumatera Selatan di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan organisasi serta program pembinaan atlet karate di Sumatera Selatan. INKANAS Sumsel saat ini menaungi sekitar 39 unit atau ranting dengan total kurang lebih 1.562 karateka.
Dari jumlah tersebut, INKANAS Sumsel memiliki 200 atlet aktif, 27 pelatih, serta 61 anggota Majelis Sabuk Hitam.
Dalam audiensi itu, pengurus juga melaporkan pelaksanaan Ujian Kenaikan Kyu Semester I Tahun 2026 yang diikuti 321 karateka di lingkungan Brimob.
Selain itu, INKANAS Sumsel tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) INKANAS atau Piala Kapolri yang dijadwalkan berlangsung di Kalimantan Timur.
Persiapan dilakukan melalui Training Center (TC) di Brimob Kelapa yang telah berjalan selama empat bulan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan atlet agar mampu berprestasi dan membawa nama INKANAS, Polda Sumsel, serta FORKI Sumsel.
Pembinaan yang dilakukan INKANAS tidak hanya diarahkan pada prestasi olahraga. Pengurus juga menyampaikan penjajakan kerja sama dengan Kementerian Sosial terkait pembinaan karate sebagai kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Rakyat.
Program tersebut diarahkan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan mental positif generasi muda.
Kapolda Sumsel mengapresiasi perkembangan INKANAS serta upaya pengurus dalam membina atlet muda di Sumatera Selatan. Polda Sumsel juga menyatakan dukungan terhadap program positif yang dapat mendorong prestasi olahraga sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan sinergi antara kepolisian dan organisasi olahraga penting dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif.
> “Kami menyambut baik sinergi ini dan siap memberikan dukungan terhadap program pembinaan atlet serta pengembangan karakter generasi muda melalui kegiatan positif di bidang olahraga,” ujar Nandang.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, organisasi olahraga, dan masyarakat dapat memperkuat pembinaan sumber daya manusia di Sumatera Selatan.
Sinergi tersebut juga dinilai dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui prestasi, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan.
0 Komentar