Gesahannusantara – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang mengumumkan jadwal pemeliharaan jaringan listrik yang akan dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, dan Sabtu, 11 Juli 2026. Pemeliharaan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Selama proses pekerjaan berlangsung, pasokan listrik di sejumlah wilayah diperkirakan mengalami pemadaman sementara dengan estimasi durasi sekitar tiga jam. Masyarakat diharapkan dapat menyiapkan diri dan mengantisipasi penghentian sementara pasokan listrik.
Pada hari Kamis, 9 Juli 2026, pemeliharaan akan dilaksanakan oleh ULP Sukarami mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Srijaya, Jalan Kolonel H. Burlian KM 5,5 hingga KM 9, Simpang Aspol, Kelapa Gading, Simpang Talang Buruk, kawasan PTPN, Jalan Taman Sari, Tirta Musi Booster Punti Kayu KM 7, serta kawasan sekitarnya. Selain itu, sejumlah pelanggan industri dan perusahaan juga akan terdampak, di antaranya PT Segara Makmur Sejahtera, PT Alam Perkasa Lestari, PT Tirta Syarif, Roti Bobo, PT Indota, PT Bihun Akana, PT Hokkan Deltapack, CV Vitara Plastik, dan PT Nusantara Multi Kreasi. Pekerjaan ini diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja jaringan listrik di wilayah tersebut.
Diikuti 8.035 Pelari, Sumsel Bhayangkara Run 2026 Jadi Bukti Nyata Tingginya Kepercayaan Masyarakat kepada Polri
Sementara itu, pada Sabtu, 11 Juli 2026, ULP Sukarami kembali melaksanakan pemeliharaan pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Wilayah yang berpotensi mengalami pemadaman sementara antara lain Jalan Talang Buluh, Perumahan Mekarsari, Jalan Pengadilan Sukajadi, Jalan Pasir Putih, Arhanud Serong, Jalan Sukajadi, Jalan Sukomulyo, Jalan TI Betutu, Perumahan Sukajadi Permai, Jalan Rimbo Mulyo, Jalan Awi Nasrun, Jalan Kartawinangun, serta kawasan sekitarnya. Selain kawasan permukiman, sejumlah pelanggan industri dan perusahaan juga terdampak, di antaranya PT Segara Makmur Sejahtera, PT Alam Perkasa Lestari, PT Tirta Syarif, Roti Bobo, PT Indota, PT Bihun Akana, PT Hokkan Deltapack, CV Vitara Plastik, dan PT Nusantara Multi Kreasi. Masyarakat diharapkan dapat menyiapkan diri dan mengantisipasi penghentian sementara pasokan listrik.
PLN mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi penghentian sementara pasokan listrik selama pekerjaan berlangsung. Pelanggan juga diharapkan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman selama pemadaman berlangsung dan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile untuk memperoleh informasi terbaru mengenai layanan kelistrikan maupun jadwal pemeliharaan jaringan. Jadwal pemeliharaan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan apabila terdapat kendala teknis maupun cuaca yang tidak memungkinkan. Oleh karena itu, pelanggan dianjurkan untuk selalu memantau update dari PLN melalui saluran resmi, baik melalui website maupun aplikasi PLN Mobile.
Selain itu, PLN menegaskan bahwa pemeliharaan jaringan listrik ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keandalan dan keamanan sistem kelistrikan di Palembang. Dengan melakukan pemeliharaan rutin, PLN berharap dapat mengurangi risiko gangguan listrik yang tidak terduga dan memastikan layanan listrik tetap stabil bagi pelanggan. Masyarakat diingatkan untuk tidak mematikan peralatan listrik secara sembarangan selama periode pemadaman, guna menghindari risiko kebakaran atau kerusakan peralatan.
Dalam konteks ini, PLN juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan komunikasi yang baik dengan pelanggan. Setiap perubahan jadwal atau wilayah yang terdampak akan segera diinformasikan melalui media sosial, website, dan aplikasi PLN Mobile. Masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan PLN untuk menanyakan detail lebih lanjut atau melaporkan masalah yang timbul akibat pemadaman. Dengan demikian, diharapkan semua pihak dapat meminimalkan dampak negatif dan melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan aman dan terencana.
Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.

0 Komentar