Polri

Polres OKU Gelar Sholat Istisqo, Berdoa Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Oleh Deva
👁 14 Views
💬 0 Komentar
3 Menit Baca

BATURAJA, gesahannusantara.com – Menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air bersih serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKU menggelar Sholat Istisqo, Kamis (27/8/2026).

Sholat Istisqo dilaksanakan sejak pukul 06.30 WIB di lapangan Pondok Pesantren Al Fakhriyah, Baturaja. Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera diturunkan dan kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat berakhir.

Kegiatan dihadiri Kapolres OKU, Wakapolres OKU beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polres OKU, Bupati OKU, Wakil Bupati OKU, Ketua MUI Kabupaten OKU, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten OKU, pengurus organisasi masyarakat Islam, para ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Al Fakhriyah, santriwan dan santriwati, serta masyarakat sekitar pondok pesantren.

Pelaksanaan diawali dengan pembacaan sholawat secara bersama-sama. Selanjutnya, kegiatan dibuka dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua MUI Kabupaten OKU, KH Rohmat Subeki, S.Ag.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Istisqo yang diimami KH Saripuddin, S.Pd.I. Setelah sholat, jamaah mengikuti khutbah Istisqo yang disampaikan KH Zulfan Barron, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar dan doa, serta memohon ampun kepada Allah SWT. Sholat Istisqo menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam dalam menghadapi kondisi kekeringan dengan memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terlihat saat seluruh jamaah mengikuti doa bersama. Mereka memanjatkan harapan agar hujan segera turun, kebutuhan air masyarakat kembali tercukupi, serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

Selain melaksanakan ibadah dan doa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan pesantren.

Sebanyak 10 ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Al Fakhriyah menerima santunan. Santunan juga diberikan kepada 10 anak yatim piatu yang merupakan santri Pondok Pesantren Al Fakhriyah Baturaja.

Tak hanya itu, sebanyak 10 pengemudi ojek online turut menerima bantuan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam pelaksanaan Sholat Istisqo.

Polres OKU bersama unsur terkait juga menyerahkan bantuan berupa 30 sak beras kepada Pondok Pesantren Al Fakhriyah Baturaja. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri dan pengelola pondok pesantren di tengah kondisi kemarau.

Pelaksanaan Sholat Istisqo ini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten OKU untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Selain mengedepankan upaya penanggulangan karhutla dan pemenuhan kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan serta menggunakan sumber daya air secara bijak.

Melalui doa dan ikhtiar bersama, masyarakat Kabupaten OKU berharap hujan segera turun sehingga kekeringan berakhir, ketersediaan air bersih kembali terjaga, dan potensi karhutla dapat ditekan.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan penuh kekhusyukan hingga selesai.

0 Komentar