Gesahannusantara – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang mengumumkan jadwal pemeliharaan jaringan listrik yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 11 Juli 2026. Pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan di wilayah Palembang. Menurut rencana, pasokan listrik di sejumlah wilayah akan mengalami penghentian sementara dengan durasi sekitar tiga jam, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Pemadaman listrik ini akan memengaruhi berbagai kawasan permukiman, jalur utama, serta beberapa pelanggan industri. Di antara kawasan permukiman yang terdampak terdapat Jalan Talang Buluh, Perumahan Mekarsari, Jalan Pengadilan Sukajadi, Jalan Pasir Putih, kawasan Arhanud Serong, Jalan Sukajadi, Jalan Sukomulyo, Jalan Tanjung Iman (TI) Betutu, Perumahan Sukajadi Permai, Jalan Rimbo Mulyo, Jalan Awi Nasrun, dan Jalan Kartawinangun. Selain itu, pelanggan industri seperti PT Segara Makmur Sejahtera, PT Alam Perkasa Lestari, PT Tirta Syarif, Roti Bobo, PT Indota, PT Bihun Akana, PT Hokkan Deltapack, CV Vitara Plastik, dan PT Nusantara Multi Kreasi juga akan terdampak.
Perkuat Kerukunan Masyarakat, 723 ASN Kemenag Sumsel Ikuti Bimtek EWS “Si Rukun” untuk Deteksi Dini Konflik Keagamaan
PLN mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kebutuhan listrik sebelum jadwal pemeliharaan dimulai. Pelanggan diminta mencabut peralatan elektronik yang sensitif, seperti mesin pendingin, AC, dan peralatan medis, guna menghindari kerusakan saat aliran listrik kembali normal. PLN menambahkan bahwa jadwal pemeliharaan dapat berubah sewaktu-waktu apabila terdapat kondisi di lapangan yang memerlukan penyesuaian.
Pemadaman listrik ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang dilakukan oleh PLN untuk memperkuat jaringan listrik dan mencegah gangguan pasokan di masa mendatang. Menurut pernyataan dari pihak PLN, pemeliharaan jaringan listrik ini tidak hanya melibatkan perbaikan dan penggantian peralatan, tetapi juga pengujian sistem dan peningkatan kapasitas jaringan. Dengan demikian, PLN berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di Palembang.
Sebelum melakukan pemadaman, PLN telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, operator jaringan, dan pelanggan industri. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif bagi pelanggan dan memastikan proses pemeliharaan berjalan lancar. PLN juga telah menginformasikan jadwal pemadaman melalui berbagai media, termasuk situs web resmi, aplikasi PLN, dan media sosial.
Bagi pelanggan yang berada di wilayah terdampak, PLN menyarankan untuk menyiapkan cadangan energi, seperti generator atau baterai, terutama bagi pelanggan industri yang tidak dapat mengatasi kehilangan pasokan listrik. Selain itu, pelanggan juga diingatkan untuk mematikan peralatan listrik yang tidak perlu selama periode pemadaman guna mengurangi risiko kerusakan pada peralatan.
Pemadaman listrik pada 11 Juli 2026 juga menjadi bagian dari kebijakan PLN dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan jaringan listrik. PLN berencana untuk terus melakukan pemeliharaan rutin di seluruh wilayah operasionalnya, dengan tujuan akhir meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan. PLN juga berkomitmen untuk menjaga transparansi dan komunikasi yang jelas dengan pelanggan selama proses pemeliharaan.
Sementara itu, pemerintah daerah Palembang juga menegaskan pentingnya kerja sama antara PLN dan pihak berwenang untuk memastikan pemadaman listrik tidak menimbulkan gangguan yang signifikan bagi masyarakat. Pemerintah daerah telah menyiapkan rencana darurat dan prosedur evakuasi bagi wilayah yang terdampak, serta menyediakan fasilitas sementara bagi pelanggan yang membutuhkan.
Dalam konteks yang lebih luas, pemadaman listrik ini diharapkan dapat memperkuat jaringan listrik di Palembang dan mencegah terjadinya gangguan pasokan listrik di masa depan. PLN juga berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan setelah pemadaman selesai, guna memastikan jaringan listrik berfungsi optimal dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dengan demikian, pemadaman listrik pada 11 Juli 2026 menjadi bagian penting dari upaya PLN untuk meningkatkan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik di Palembang. Masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik, mengikuti petunjuk PLN, dan tetap waspada terhadap perubahan jadwal pemadaman. PLN mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama semua pihak yang terlibat dalam proses pemeliharaan jaringan listrik ini.
Artikel ini disadur dan disusun ulang oleh Gesahan Nusantara berdasarkan sumber: sumselupdate.com, tanpa mengubah fakta utama dari artikel asli.
0 Komentar