EMPAT LAWANG, Gesahannusantara — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui langkah nyata jajaran kewilayahan. Polres Empat Lawang bersama Satgas Bawang Putih melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di kawasan Pulo Mas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus mendorong kemandirian pertanian di daerah.
Hari Pertama Bertugas, Kapolres Muba Langsung Perkuat Penanganan Karhutla Libatkan 53 Perusahaan
Penanaman serentak turut dihadiri Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M., Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang Hj. Hepy Safriani, S.K.M., M.Kes., perwakilan Danramil Serka Yuliadi, Kepala Dinas Pertanian, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian, Camat Tebing Tinggi, serta para penyuluh pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 kilogram bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau yang bersumber dari pasar lokal ditanam pada lahan pertanian setempat. Pelaksanaan penanaman melibatkan satu kelompok tani dan empat petani lokal dengan pendampingan dari aparat kepolisian serta jajaran dinas pertanian.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polri siap mengambil peran dalam mengawal program pemerintah, khususnya kebijakan strategis di bidang ketahanan pangan.
“Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan. Kami berharap budidaya bawang putih ini dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Empat Lawang,” ujar AKBP Abdul Aziz Septiadi.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian hingga kelompok tani dan masyarakat. Karena itu, Polres Empat Lawang akan terus mendorong sinergi agar program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dari perspektif yang lebih luas, keterlibatan Polri dalam penguatan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ketahanan pangan yang kuat dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas wilayah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumsel beserta seluruh jajaran berkomitmen mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
“Polda Sumsel dan seluruh jajaran berkomitmen mendukung penuh program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, petani dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Ia menambahkan, dukungan Polri tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan, tetapi juga melalui keterlibatan aktif jajaran di lapangan dalam mendorong keberhasilan program pembangunan nasional.
“Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik, produktif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumatera Selatan,” pungkasnya.
0 Komentar