NASIONAL

Pimpin Doa HUT ke-81 RI, Kakanwil Kemenag Sumsel Panjatkan Empati untuk Korban Bencana

Oleh ARI ANSAYAH
👁 2 Views
💬 0 Komentar
2 Menit Baca

Gesahannusantara, Palembang – Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan memimpin pembacaan doa dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Senin (17/8/2026). Dalam doa tersebut, ia menyampaikan harapan dan empati bagi masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia yang tengah dilanda bencana.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bertindak sebagai inspektur upacara. Di hadapan Gubernur, jajaran Forkopimda Sumsel, dan tamu undangan, Syafitri Irwan secara khusus mendoakan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah.

“Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penolong, di hari kemerdekaan yang penuh makna, turunkan rahmat-Mu untuk saudara kami di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah yang dilanda bencana,” tutur Syafitri Irwan saat membacakan doa.

Ia juga memohon agar para korban yang gugur mendapat tempat terbaik, korban luka diberikan kesembuhan, serta keluarga terdampak memperoleh ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali.

“Muliakan mereka yang wafat, sembuhkan mereka yang terluka dengan kasih tiada tara. Kuatkan hati, pulihkan jiwa, serta limpahkan rezeki agar mereka kembali sejahtera. Hapus duka nestapa dan terbitkan harapan, agar dalam ketabahan, mereka kembali bangkit dengan tenang,” lanjutnya.

Melalui doa tersebut, Syafitri Irwan mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat empati dan kepedulian sosial sebagai wujud nilai persatuan dalam kemerdekaan. Momentum HUT ke-81 RI diharapkan dapat menyatukan langkah masyarakat untuk saling membantu dan meringankan beban sesama yang membutuhkan.

Selain pesan solidaritas bagi korban bencana, doa tersebut juga berisi permohonan agar bangsa Indonesia terlindungi dari ancaman perpecahan, diberi keberkahan pangan dan kesehatan, serta memperoleh kesuksesan pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

0 Komentar